Profil Arsjad Rasjid, Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo Dan Mahfud MD

AKURAT.CO Setelah beberapa hari Arsjad Rasjid menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo, maka pesonanya semakin dilihat oleh masyarakat.
Setelah memutuskan untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional Calon Presiden Ganjar Pranowo, Arsjad Rasjid resmi mengajukan cuti sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Selain Arsjad Rasjid mengajukan cuti dari jabatannya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, dia juga mengajukan cuti sebagai Direktur Utama PT Indika Energy Tbk.
Keputusan yang diambil oleh Arsjad Rasjid ini bertujuan untuk menjaga netralitas dan tata kelola selama pemilihan presiden (pilpres) 2024.
Baca Juga: Profil Aiman Witjaksono, Jurnalis Awet Muda Yang Kini Dilaporkan Terkait Isu Polri Tidak Netral
Mengutip berbagai sumber, Jumat (17/11/2023), dengan melihat pesona Arsjad Rasjid sebagai Ketua Tim Pemenang Nasional, maka ini profil lengkap miliknya yang bisa kamu ketahui.
Profil Arsjad Rasjid
Arsjad Rasjid merupakan seorang pengusaha yang kini menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), kemudian ditunjuk untuk memimpin tim pemenangan Ganjar.
Arsjad lahir dari ayahnya berdarah Palembang dan ibunya berdarah Sunda-Tionghoa. Arsjad Rasjid lahir pada 16 Maret 1970 di Jakarta.
Pria yang sudah berusia 53 tahun tersebut adalah Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk saat ini
Arsjad telah menyelesaikan beberapa sekolah sebelum menjadi pengusaha. Ia menempuh pendidikan di bidang Computer Engineering di University of Southern California, Amerika Serikat, 1990.
Arsjad Rasjid sudah menjadi Dirut Indika Energi sejak 2005. Dia juga pernah menjadi CEO Grup dari 2005 hingga 2013 dan Wakil Presiden Direktur atau CFO Grup dari 2013 hingga 2016.
Baca Juga: Bahlil: Arsjad Rasjid Muridnya Pak Rosan, Tinggi Mana Ilmunya?
Selama Arsjad mengambil alih Indika Energi, perusahaan tersebut telah mengembangkan portofolio bisnis yang luas yang mencakup bidang energi, logistik, infrastruktur, mineral, bisnis hijau, digital, dan kesehatan.
Dengan strategi akuisisi, India Energy juga meningkatkan asetnya dari Rp 2,78 triliun menjadi Rp 18,28 triliun dalam enam tahun, dari tahun 2005 hingga 2011.
Selain itu, pada tahun 2022, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai ketua panitia pengarah Revitalisasi Pendidikan dan Pelatihan Vokasi.
Secara organisasi, Arsjad juga terlibat dalam Kadin. Dia adalah Ketum Kadin dari 2021 hingga 2026. Kadin adalah mitra strategis pemerintah dan satu-satunya payung bisnis di Indonesia.
Bahkan, Arsjad juga menjabat sebagai Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC).
Posisi lainnya yang pernah dijabat oleh Arsjad Rasjid yakni sebagai Ketum Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani).
Penghargaan yang pernah didapatkan oleh Arsjad yaitu dipilih sebagai Young Global Leader oleh World Economic Forum (WEF) pada tahun 2011.
Arsjad juga pernah menerima penghargaan sebagai Best Executive di Indonesia pada tahun 2010 dari Asiamoney.
Itulah profil lengkap dari Arsjad Rasjid yang penuh pesona sehingga dicari tahu oleh banyak masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 7Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 8Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 9KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat
- 10KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji








