Fakta Terbaru Mahasiswi Unnes Bunuh Diri Di Mal Paragon Semarang

AKURAT.CO Beredar video yang menampilkan seorang perempuan korban bunuh diri tergeletak di area pintu keluar Mal Paragon, Semarang, pada Selasa (10/10/2023).
Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika, telah mengonfirmasi kematian korban diduga bunuh diri dengan melompat dari area parkir lantai empat di gedung mal.
Kronologi Kejadian
Menurut beberapa sumber, Kamis (12/10/2023), penemuan jasad korban bermula dari suara dentuman keras yang didengar oleh petugas keamanan mal.
Kemudian langsung mengecek ke asal suara dan melihat korban telah tergeletak.
Peristiwa tragis ini mengejutkan para pengunjung mal karena saat itu masih sekitar pukul 17.20 WIB.
Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dengan luka berat di bagian kepala.
Kemudian, jenazah korban dievakuasi untuk melakukan pemeriksaan forensik di RSUP dr Kariadi.
Baca Juga: Remaja 15 Tahun Nekat Bunuh Diri, Ini Dampak Lain Kecanduan Game Online
Identitas Korban
Dari hasil olah TKP, pihak kepolisian setempat telah menemukan tas korban yang berada di lantai empat area parkir mal.
Di dalam tas terdapat kartu identitas diri, kartu mahasiswa, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan surat terakhir dengan tulisan Bahasa Inggris.
Diketahui korban berinisial NJW (20) merupakan warga Candi Penataran, Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Semarang.
Korban masih terdaftar sebagai mahasiswa Biologi di Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Baca Juga: Islam Melarang Tindakan Bunuh Diri, Apapun Masalah Hidupmu
Surat Terakhir Korban
Surat terakhir yang ditinggalkan korban menjadi viral di media sosial.
Inti dari surat tersebut berisi permintaan maaf dan keputusasaan korban kepada keluarganya.
"Ma, maaf karena tidak menjadi sekuat yang mama inginkan. Aku punya hadiah ulang tahun untukmu, dikirim dari kostnya Hani. Aku berharap aku bisa memberikan itu sendiri kepadamu, maaf.
Terima kasih selalu memikirkanku, peduli kepadaku dan maaf jika aku selalu membuatmu sedih. Aku mencintaimu, selalu.
Jangan lupa berdoa buat aku, ya. Sekali maaf mih, aku nyerah…"
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







