Profil Prof Dato Sri Tahir, Pendiri Mayapada Group Yang Viral Karena Tabiatnya Kepada Sang Ibu

AKURAT.CO Nama Prof Dato Sri Tahir atau Dato Tahir pendiri Mayapada Group mendadak viral karena tabiatnya kepada sang ibu.
Hal tersebut disebabkan oleh unggahan video di media sosial Instagram pengacara terkenal Hotman Paris pada Selasa (10/3/2023), Dato Tahir terlihat sedang menyuapi sang ibu dengan telaten.
Diketahui, tindakannya dilakukan sebelum ia melakukan keberangkatan ke IKN untuk membantu Rumah Sakit (RS) di bakal ibukota Indonesia tersebut.
"Mah uwo mau ke IKN, mau bantu rumah sakit di IKN yang terbaik di Kalimantan. Tapi sebelum ke IKN, uwo harus kasih mama makan dulu karena mama yang terpenting," ucapnya dalam unggahan itu.
"Ada mama baru ada uwo, ya mah ya," tambah Tahir sambil memegang sendok makan sang ibu.
Aksinya tersebut tuai beragam komentar dari warganet. Banyak yang mengagumi tindakan pendiri Mayapada Group itu yang masih menyempatkan mengurus sang ibu disela-sela jadwalnya yang padat.
Baca Juga: Suka Pakai Jam Tangan Murah, Begini Tingkah Anak Dato Sri Tahir Parodikan Indra Kenz
Berikut ini profil Dato Tahir, salah satu orang terkaya di Indonesia.
Profil Dato Tahir
Dilansir dari tahirfounation.or.id, Tahir merupakan pemilik dari Mayapada Group dalam tiga dekade terakhir.
Sektor bisnis yang menjadi unggulannya yakni dari sektor perbankan, PT Bank Mayapada Internasional atau dikenal dengan Bank Mayapada.
Tahir memiliki nama asli Ang Tjoen Ming yang lahir di Surabaya, 26 Maret 1952 merupakan anak dari pasangan Ang Oen Ing dan Lie Tjien Lien.
Berasal dari keluarga yang kurang mampu, Tahir menamatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di SMA Kristen Perta Kalianya Surabaya, pada tahun 1971.
Dengan beasiswa, Tahir melanjutnya pendidikan di sekolah bisnis Nanyang Technological University. Dengan keulatannya, ia kerap aktif membeli barang-barang di sana dan menjualnya di Indonesia menandakan awal ia tertarik dengan dunia bisnis.
Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Golden Gates University, California, Amerika Serikat dengan mengambil jurusan keuangan. Hal tersebutlah yang membuatnya semakin menggeluti dunia bisnis hingga sekarang.
Diketahui, Tahir juga sempat menempuh sekolah Pascasarjana di Universitas Gadjah Mada dengan predikat Cum Laude.
Tahir mulai mendirikan Mayapada Group pada tahun 1986, melaju dengan cepat ia mampu bertahan di tengah kondisi krisis moneter 1998. Bahkan saham yang dimiliki dapat masuk ke pasar Saham Bursa Efek Jakarta.
Baca Juga: HMS Center Dukung OJK Gandeng Aparat Ihwal Dugaan Penyimpangan BMPK Bank Mayapada
Nama Dato Tahir juga dikenal sering berkontribusi dalam sektor kesehatan, pendidikan dan reformasi hukum. Dibuktikan dengan ketika ia mencoba mengivestasikan 200 juta dollar AS dalam kemitraan dengan Bill and Melinda Gates Foundation.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









