Siapa Christiano Tarigan? Pengemudi BMW yang Diduga Tabrak Mahasiswa UGM Argo Aricko hingga Tewas

AKURAT.CO Media sosial tengah diramaikan oleh perbincangan mengenai sosok Christiano Tarigan, yang diduga sebagai pengemudi mobil BMW yang menabrak Argo Aricko, seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga meninggal dunia pada Sabtu (24/5/2025).
Kasus ini kembali menjadi sorotan publik setelah banyak warganet menuntut keadilan atas kematian Argo.
Pasalnya, hingga saat ini, pihak kepolisian belum menetapkan atau menahan tersangka yang diduga kuat adalah Christiano Tarigan.
Baca Juga: Viral Video Jemaah Haji Terlantar Ngadu ke KDM, Ini Keterangan Petugas Haji
Kondisi ini memicu reaksi luas dari masyarakat di dunia maya. Berbagai unggahan dan komentar memenuhi lini masa dengan tagar #JusticeForArgo dan #UsutTuntasKasusBMW, sebagai bentuk desakan agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan transparan.
Di sisi lain, beredar kabar bahwa Christiano Tarigan merupakan anak dari keluarga yang memiliki pengaruh, sehingga diduga hal ini menjadi salah satu alasan mengapa ia hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka.
Lalu, siapa sebenarnya Christiano Tarigan? Berikut informasi selengkapnya yang dihimpun dari berbagai sumber, Selasa, (27/5/2025).
Profil Christiano Tarigan
Christiano Pengarapenta Pengidahen Tarigan diketahui sebagai mahasiswa program internasional (International Undergraduate Program/IUP) di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM).
Seiring mencuatnya nama Christiano di media sosial, warganet mulai menelusuri latar belakang keluarganya.
Dalam berbagai unggahan, disebutkan bahwa ayahnya, yang berinisial SB Tarigan, diduga menjabat sebagai salah satu direktur di perusahaan pembiayaan besar nasional.
Akun media sosial @noturbro_ menjadi salah satu pihak yang aktif mengangkat informasi ini.
Akun tersebut membagikan tangkapan layar profil LinkedIn milik SB Tarigan dan menyatakan bahwa sosok tersebut merupakan ayah dari Christiano.
Dalam unggahannya, akun ini juga menyebut bahwa SB Tarigan memiliki peran penting dalam struktur manajerial sebuah korporasi ternama, yang diidentifikasi sebagai F*F Group.
Lebih lanjut, akun yang sama mengunggah tangkapan percakapan yang menyebutkan bahwa sejumlah besar kuasa hukum telah dikerahkan untuk mendampingi Christiano, dan bahkan dikabarkan telah berada di Yogyakarta untuk menangani kasus tersebut.
"Dari LinkedIn, bapaknya Christan kerja di Jakarta. Kalau secara logika, lebih wajar dia temui keluarga Argo yang juga di Jakarta, bukan malah ke Jogja bela anaknya. Empatinya minim," tulis akun tersebut dalam cuitannya dikutip pada Selasa (27/5/2025).
Kondisi ini pun menambah keraguan publik atas objektivitas proses hukum yang sedang berjalan.
Dugaan adanya pengaruh kekuasaan atau privilege sosial menjadi sorotan utama, sehingga banyak pihak mendesak agar penanganan kasus dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Tak sedikit masyarakat yang kini memilih untuk terus mengawal kasus ini melalui berbagai kanal, termasuk media sosial.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Pernah Spill Foto Jokowi Saat Mapala Silva Gama FHut UGM, Netizen: Kacamatanya Mana?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana









