Bukan dari Keluarga Biasa, Ternyata Ini Profil Anisha Rosnah sebagai Calon Istri Pangeran Brunei Abdul Mateen

AKURAT.CO Anisha Rosnah merupakan calon istri dari Pangeran Brunei, Prince Abdul Mateen, yang kabarnya akan gelar pernikahan 7 Januari 2024.
Pasalnya, profil calon istri Prince Abdul Mateen sulit untuk diketahui karena Anisha Rosnah jarang mengunggah kehidupan pribadinya.
Pria berusia 32 tahun ini untuk pertama kalinya menghabiskan Tahun Baru bersama pasangannya Anisha Rosnah sekaligus mengumumkan jadwal pernikahannya.
Kabarnya, pernikahan kerajaan itu akan dilakukan dengan meriah selama sepuluh hari, dari tanggal 7 hingga 16 Januari 2024.
Prosesi dimulai dengan Majilis Istiadat Bersuruh Diraja, juga dikenal sebagai lamaran kerajaan, pada 7 Januari 2024.
Kemudian di tanggal 14 Januari 2024, puncak perayaannya digelar di Majilis Istiadat Bersanding Pengantin Diraja.
Selain itu, sosok Anisha Rosnah mulai mencuri perhatian publik karena dianggap perempuan beruntung yang akan dipersunting sang pangeran.
Hal itu jelas membuat kaum hawa Indonesia patah hati karena sudah melihat idolanya akan menikah, pasalnya Pangeran Mateen memiliki paras yang menarik dan posturnya menawan.
Mengutip berbagai sumber, Selasa (2/1/2023), berikut ini profil lengkap Anisha Rosnah yang dikenal sebagai calon istri pangeran Brunei.
Profil Anisha Rosnah
Anisha Rosnah lahir pada 6 November 1994 dan dikenal dengan nama panggilan Yang Mulia Dayang Anisha Rosnah binti Adam.
Baca Juga: Hari Patah Hati! Prince Mateen Nikah Januari 2024, Acara Digelar 10 Hari
Anisha Rosnah lulus dari University of Bath, Inggris. Perbedaan usia Anisha Rosnah dengan Pangeran Mateen hanya berjarak usia 3 tahun, yang lahir pada tahun 1991.
Sama seperti calon suaminya, Anisha Rosnah juga bukan sembarang orang, melainkan berasal dari keluarga yang penuh dengan kemuliaan.
Anisha memang dikenal dekat dengan istana Kerajaan Brunei, karena menjadi cucu dari seorang bangsawan dan politisi Brunei, Pehin Dato Awang Isa bin Awang Ibrahim, yang saat ini menjabat sebagai penasihat khusus Sultan Brunei.
Dikutip situs resmi Kantor Perdana Menteri Brunei Darussalam menyatakan bahwa Pehin Dato Haji Isa pernah menjadi Wakil Jaksa Agung pada tahun 1968 dan Wakil Menteri Besar pada tahun 1970.
Selain itu, Pehin Dato Haji Isa juga merupakan pendiri maskapai Royal Brunei Airlines.
Kedekatan Anisha dan Pangeran Mateen ternyata sudah sejak kecil berteman. Danial Deen Isa-Kalebic, kakak kandung Anisha, adalah teman karib Pangeran Mateen.
Baca Juga: Berpangkat Kapten, 10 Pesona Pangeran Mateen dalam Seragam Militer
Oleh sebab itu, tak heran jika Pangeran Mateen mengenal Anisha karena mereka juga sering bertemu untuk bermain sepak bola bersama.
Anisha Rosnah juga dikenal sebagai pebisnis yang mewarisi bakat bisnis dari kakeknya. Bisnis yang dimilikinya dalam bidang fesyen bernama Silk Collective dan jasa travel bernama Authentinerary untuk kota-kota di Eropa.
Itulah profil lengkap mengenai Anisha Rosnah, calon istri Pangeran Mateen dari Brunei yang sudah membuat patah hati para penggemarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 4Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta








