Akurat Logo

Viral! Kronologi Suami Bunuh Istri di Malang, Tubuh Dimutilasi Hingga 10 Bagian

Shalli Syartiqa | 1 Januari 2024, 19:18 WIB
Viral! Kronologi Suami Bunuh Istri di Malang, Tubuh Dimutilasi Hingga 10 Bagian

 

AKURAT.CO Satreskrim Polres Malang terus mengumpulkan informasi terkait insiden pembunuhan dan mutilasi yang menimpa Ni Made Sutarini (55).

Suaminya, James Loodewyk Tomatala (61) adalah pelaku pembunuhan tersebut, yang terjadi di rumah mereka di Jalan Serayu Nomor 6, RT.2/RW.4 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Setelah melakukan tindakan kejam tersebut, James menyerahkan diri ke Polsek Blimbing pada, Minggu (31/12/2023).

Polisi kemudian melakukan penelusuran di rumahnya dan menemukan jasad yang sudah terpotong-potong di dalam sebuah ember.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, menjelaskan bahwa kejadian ini dimulai ketika korban, yang tidak pulang ke Malang selama setahun, tiba-tiba muncul di kota tersebut untuk mengikuti suatu acara di Taman Krida Budaya.

Pada hari Sabtu (30/12/2023) pukul 07.30 WIB, James menjemputnya untuk pulang ke rumah.

Namun, kepulangan korban tidak mendinginkan konflik di antara keduanya. Pada pukul 10.30 WIB, terjadi pertengkaran di antara mereka.

"Pada hari Sabtu itu setelah sampai di rumah, terjadi pertengkaran. Pelaku memukul dan mencekik korban hingga tewas sekitar pukul 11.00 WIB," ungkap Danang.

Setelah membunuh istrinya, James berencana untuk menghilangkan bukti. Dia memutilasi tubuh korban menjadi 10 bagian, dengan niat untuk membuangnya di lokasi yang berbeda.

Proses pemutilasian dilakukan dengan menggunakan parang dan pisau dapur.

Namun, pada pagi hari Minggu, James memutuskan untuk tidak membuang potongan-potongan tubuh korban.

Sebaliknya, ia pergi ke Polsek Blimbing pada pukul 07.30 WIB untuk menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya.

Polisi kemudian menuju rumah pelaku untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

James saat ini berada di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Malang untuk menanggung konsekuensi perbuatannya.

Pihak berwenang masih terus menyelidiki dan menginterogasi James guna mengungkap motif pasti di balik pembunuhan.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.