7 Fakta Menarik Mengenai Hormon Dopamin, Sangat Berbahaya jika Sudah Overdosis

AKURAT.CO Hormon dopamin merupaka senyawa kimia di otak yang berfungsi untuk menyampaikan rangsangan ke seluruh tubuh dan biasanya terdapat dalam narkoba.
Saat dikonsumsi dalam jumlah yang tepat, hormon dopamin berfungsi untuk meningkatkan suasana hati seseorang dan menyebabkan mereka merasa lebih senang dan bahagia.
Sebaliknya, ketika tubuh kekurangan hormon dopamin dapat membuat suasana hati menjadi buruk, bahkan meningkatkan risiko depresi.
Namun kamu juga perlu waspada, karena kelebihan hormon dopamin juga membahayakan tubuh karena bisa menyebabkan ketergantungan.
Baca Juga: Ammar Zoni Ditangkap untuk Ketiga Kalinya, Ketahui Alasan Seseorang Tidak Bisa Lepas dari Narkoba
Mengutip berbagai sumber, Kamis (14/12/2023), kenali sejumlah fakta menarik hormon dopamin yang bisa kamu ketahui.
Fakta Menarik Hormon Dopamin
1. Menumbuhkan perasaan positif
Hormon dopamin memengaruhi seseorang untuk memiliki perasaan menyenangkan, seperti jatuh cinta, bahagia, dan percaya diri. Namun, jika terlalu banyak, hormon ini dapat membuat seseorang terobsesi pada sesuatu yang sulit dikendalikan.
2. Melancarkan sistem pencernaan
Hormon dopamin juga berpartisipasi dalam proses pencernaan, membantu saluran pencernaan mampu mengolah nutrisi secara optimal.
3. Memengaruhi perilaku
Selain itu, dopamin dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Ketika dilepaskan dalam jumlah yang tepat, hormon ini akan meningkatkan semangat seseorang dan mendorong mereka untuk melakukan suatu kegiatan.
4. Menimbulkan gangguan pada otak
Ada bukti bahwa pelepasan hormon dopamin yang berlebihan di otak dapat meningkatkan kemungkinan terkena skizofrenia. Sebaliknya, kadar dopamin yang terlalu rendah juga dikaitkan dengan penyakit Parkinson.
5. Mengendalikan tekanan darah
Baca Juga: Ammar Zoni Ditangkap Lagi! Ternyata Ini 6 Penyebab Kecanduan Narkoba hingga Berulang Kali
Hormon dopamin dapat menenangkan atau melebarkan pembuluh darah pada kadar normal, yang memungkinkan peredaran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah tetap stabil.
6. Sulit untuk fokus
Kesulitan untuk fokus dan hiperaktivitas atau disebut ADHD sering dikaitkan dengan kelainan hormon dopamin di otak.
Oleh karena itu, orang yang menderita ADHD akan diberi obat yang bertujuan untuk meningkatkan pelepasan hormon dopamin di otak mereka.
7. Meningkatkan kerja jantung
Obat yang mengandung hormon dopamin dapat digunakan untuk mengurangi rasa syok, seperti yang disebabkan oleh gagal jantung, gagal ginjal, cedera, atau serangan jantung. Ini karena hormon dopamin dapat meningkatkan kerja dan aliran darah ke jantung.
Itulah sejumlah fakta menarik mengenai hormon dopamin yang perlu kamu ketahui sebelum mengonsumsinya, dan pastikan ikuti arahan dokter agar dalam dosis yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








