7 Bahaya Flare, Penyebab Kebakaran Di Bukit Teletubbies Kawasan Bromo
| 9 September 2023, 15:34 WIB

AKURAT.CO Apa itu flare yang disebut-sebut menjadi penyebab kebakaran di Bukit Teletubbies, sehingga kawasan Gunung Bromo ditutup.
Viral di media sosial video kebakaran yang terjadi di kawasan di blok savana lembah Watangan, Gunung Bromo atau yang lebih dikenal sebagai Bukit Teletubbies.
Apa Itu Flare?
Flare atau suar dalam Bahasa Indonesia adalah suatu bentuk piroteknik yang menghasilkan cahaya yang sangat terang atau panas tinggi tanpa menghasilkan ledakan.
Flare biasanya digunakan untuk memberi tanda, penerangan dan alat pertahanan militer.
7 Bahaya Flare
1. Kesehatan pernapasan
Asap yang dihasilkan oleh bom asap dapat mengandung berbagai bahan kimia berbahaya.
Paparan jangka panjang terhadap asap dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan kronis, seperti bronkitis atau emfisema.
2. Risiko kebakaran
Jika ditempatkan terlalu dekat dengan bahan yang mudah terbakar, seperti kain atau kayu, flare bisa memicu kebakaran.
Ini adalah bahaya nyata, terutama jika bom asap digunakan di lingkungan yang tidak terkendali atau berisiko terbakar.
3. Iritasi kulit dan mata
Ketika terpapar langsung, asap dan partikel kimia dalam bom asap dapat menyebabkan kulit merah, gatal-gatal, atau bahkan luka bakar.
Kontak dengan mata dapat menyebabkan iritasi serius dan peradangan, bahkan bisa merusak penglihatan.
4. Bahaya bagi anak-anak
Mereka mungkin tidak tahu cara menggunakannya dengan benar dan dapat mencoba mengaktifkannya tanpa pengawasan.
Hal ini berpotensi membahayakan mereka sendiri atau orang lain di sekitar mereka.
5. Gangguan penglihatan
Saat terpapar asap yang pekat, sulit untuk bernapas dan melihat dengan jelas.
Ini bisa menjadi masalah serius jika penggunaan flare terjadi dalam ruangan yang tidak memiliki sirkulasi udara yang baik.
6. Konsekuensi hukum
Banyak yurisdiksi melarang penggunaan bom asap di tempat-tempat umum, seperti gedung-gedung publik atau lapangan olahraga.
Pelanggaran peraturan ini bisa mengakibatkan sanksi hukum dan denda.
7. Dampak lingkungan
Terakhir, penggunaan flare juga bisa berdampak pada lingkungan.
Bahan kimia dalam bom asap bisa mencemari udara dan tanah, yang dapat berdampak negatif pada ekosistem lokal dan keseimbangan ekologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
A
Editor
Ade Mulyana





