Akurat Logo

Pemerintah Gandeng Lazada, UMKM Perempuan Dapat Pelatihan Digital

Esha Tri Wahyuni | 13 Oktober 2026, 09:10 WIB
Pemerintah Gandeng Lazada, UMKM Perempuan Dapat Pelatihan Digital
Pemerintah dan Lazada memperkuat usaha mikro perempuan lewat pelatihan pengelolaan keuangan, pemasaran digital, fotografi produk, dan jaminan sosial di tiga kota. - AKURAT.CO/Esha Tri Wahyuni

AKURAT.CO Pemerintah menggandeng Lazada Indonesia untuk memperkuat kapasitas usaha mikro yang dijalankan perempuan.

Program ini menyasar sejumlah persoalan yang kerap dihadapi pelaku usaha mandiri, mulai dari pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga akses terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kolaborasi tersebut melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, dan Lazada Indonesia melalui Program Sinergi Memperkuat Kapasitas dan Ekosistem Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Program ini diluncurkan di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (12/10/2026).

Baca Juga: Lazada Buka LazMall Luxury, Penjualan Produk Premium Naik 3 Kali Lipat

Penguatan usaha mandiri menjadi salah satu perhatian di tengah tantangan ketenagakerjaan nasional. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026 yang tercantum dalam keterangan program, jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 155,41 juta orang. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 4,65% atau sekitar 7,2 juta orang.

Pada periode yang sama, sebanyak 59,30% pekerja Indonesia masih berada di sektor informal. Kondisi ini menunjukkan pentingnya upaya meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha mandiri agar pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan bisnisnya.

Plt. Deputi Koordinasi Bidang Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kemenko Perekonomian, Dida Gardera mengatakan, pengembangan tenaga kerja mandiri tidak cukup hanya mengandalkan pelatihan keterampilan. Pelaku usaha juga membutuhkan dukungan ekosistem agar dapat meningkatkan produktivitas dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

“Penguatan kapasitas TKM tidak cukup dilakukan melalui pelatihan semata, tetapi perlu didukung ekosistem untuk meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, dan mendorong pelaku usaha secara bertahap naik kelas menuju sektor formal,” ujar Dida dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga: Resmi Berlaku! Penjual di Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli Dipotong Pajak 0,5 Persen Mulai 1 Agustus 2026

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta diperlukan untuk membangun model pendampingan yang berkelanjutan, khususnya bagi perempuan agar semakin berdaya secara ekonomi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.