Pelaku UMKM Binaan PIK2 Yakin Sedayu Mart Bisa Buka Peluang Pasar Lebih Luas

AKURAT.CO Persaingan usaha yang semakin dinamis membuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dituntut tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga beradaptasi dengan perubahan pola pemasaran.
Digitalisasi pun menjadi salah satu strategi yang kini semakin dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pasar.
Harapan tersebut disampaikan Asti, pelaku UMKM yang mengikuti Pelatihan UMKM Naik Kelas Vol. 02 melalui program CSR PIK2 bekerja sama dengan Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Menurut Asti, pelaku UMKM saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Selain penjualan yang fluktuatif, biaya produksi juga terus meningkat, mulai dari bahan baku hingga kemasan.
“Penjualan sedang turun drastis, tapi biaya produksi meningkat tajam. Mulai dari harga bahan baku, plastik sampai kemasan semuanya naik,” kata Asti, Jumat (10/7/2026).
Di tengah tantangan tersebut, ia menilai materi mengenai digitalisasi usaha menjadi yang paling berkesan.
Terlebih adanya Sedayu Mart yang membuka peluang baru bagi produk UMKM agar lebih mudah dikenal masyarakat.
Baca Juga: Ayahanda Meninggal Dunia, Audi Marissa Bagi Foto Lawas Masa Kecil Penuh Kenangan
“Ada aplikasi Sedayu Mart. Semoga dengan adanya produk saya di Sedayu Mart ini bisa meningkatkan penjualan,” ujarnya.
Selain memperluas pemasaran, Asti mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai pengelolaan usaha.
“Alhamdulillah bisa menambah wawasan dan ilmu saya. Semoga ilmu yang saya dapat bisa diterapkan dalam usaha sehari-hari,” tuturnya.
Ilmu pertama yang akan diterapkan adalah mengevaluasi kembali struktur biaya produksi agar usaha berjalan lebih efisien.
“Yang pasti saya akan menghitung ulang biaya produksi dan melihat biaya mana yang bisa dipangkas supaya pemasukan bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Asti berharap pelatihan semacam ini terus berlanjut dengan durasi yang lebih panjang sehingga semakin banyak pelaku usaha yang mampu berkembang melalui pendampingan dan akses pasar digital.
“Pelatihan seperti ini sangat penting karena tidak semua pelaku usaha mendapatkan ilmu seperti ini. Mudah-mudahan pelatihan UMKM dan aplikasi Sedayu Mart bisa membantu meningkatkan omzet pelaku UMKM di sekitar PIK2,” tutupnya.
Baca Juga: Moto3 Jerman: Single Fighter, Veda Ega Pratama Masih Cari Ritme Terbaik di Latihan Pertama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







