Menteri UMKM Siap Awasi Praktik Tak Adil di Ecommerce

AKURAT.CO Pemerintah menyoroti dugaan praktik penyalahgunaan pasar (market abuse) di platform marketplace dan perdagangan digital yang dinilai berpotensi merugikan pelaku UMKM.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengatakan, isu tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam pertemuannya dengan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di Jakarta, Kamis (21/5).
Selain dugaan market abuse, pemerintah juga menerima laporan terkait kenaikan biaya seller yang dikeluhkan sejumlah pelaku UMKM di marketplace.
Baca Juga: PGN Dorong Pertumbuhan UMKM Inklusif lewat Pembinaan dan Mentoring Intensif
“Ekosistem e-commerce ini harus berkeadilan. Yang paling penting, pengusaha UMKM harus dijaga,” ujar Maman.
Menurut dia, pemerintah ingin memastikan tidak ada pihak yang mengambil kebijakan sepihak tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap pelaku usaha kecil.
Kementerian UMKM, lanjut Maman, tengah menyiapkan regulasi baru untuk memperkuat posisi UMKM di ruang digital sekaligus menjaga persaingan usaha tetap sehat.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan kementeriannya siap mengambil langkah apabila ditemukan pelanggaran terhadap aturan pelindungan UMKM di platform digital.
“Mulai saat ini aplikator harus memahami bahwa akan ada aturan baru yang sedang dipersiapkan oleh Kementerian UMKM,” kata Meutya.
Baca Juga: Omzet Ekosistem UMKM SRC Tembus Rp251 Triliun Usai 18 Tahun Beroperasi
Pemerintah berharap regulasi baru tersebut dapat menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi digital dan keberlangsungan usaha UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









