Menteri Maman Abdurrahman: Inovasi Teknologi Kunci Tingkatkan Daya Saing UMKM
Ainur Rahman | 7 Februari 2025, 22:20 WIB

AKURAT.CO Untuk bisa bersaing di pasar internasional, UMKM Indonesia tidak hanya harus memperluas pasar, tetapi juga meningkatkan daya saingnya.
Menurut Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa inovasi teknologi dalam produksi menjadi kunci utama agar UMKM mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan global.
Dalam kunjungannya ke Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Jumat (7/2/2025), Maman menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk mereka melalui adopsi teknologi.
"UMKM kita harus naik kelas. Salah satu cara terbaik adalah dengan mengadopsi teknologi agar produk lebih berkualitas dan punya daya saing di pasar global," ujarnya.
Agar inovasi teknologi dalam UMKM bisa berjalan maksimal, Maman menjelaskan bahwa pemerintah akan menyinkronkan program ini dengan kementerian terkait, seperti Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Perdagangan.
"Kami ingin memastikan bahwa UMKM kita mendapat dukungan penuh. Dengan sinergi antara berbagai kementerian, pelaku UMKM bisa lebih mudah mengakses teknologi dan meningkatkan kapasitas produksi mereka," tambahnya.
Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan untuk mendorong kolaborasi lintas sektor agar UMKM Indonesia bisa semakin berkembang.
Dalam pertemuan tersebut, Deputy Tourism, Creative Industry and Performing Arts Minister of Sarawak, Datuk Snowdan Lawan, mengungkapkan kekagumannya terhadap industri kreatif Indonesia.
"Kami baru saja mengunjungi Inacraft dan sangat kagum dengan perkembangan industri kreatif di Indonesia. Jujur, kami ingin belajar bagaimana cara Indonesia membangun ekosistem yang kuat bagi UMKM," katanya.
Menurut Snowdan, Indonesia bisa menjadi contoh bagi Malaysia dalam pengembangan industri kreatif dan inovasi UMKM.
Pemerintah menyadari bahwa tantangan terbesar bagi UMKM saat ini adalah adopsi teknologi dalam produksi dan pemasaran.
Oleh karena itu, program peningkatan kapasitas UMKM yang berbasis teknologi akan menjadi fokus utama dalam waktu dekat.
"Kami ingin memastikan UMKM kita tidak hanya bisa menjual produk ke luar negeri, tetapi juga bisa bersaing secara kualitas. Maka dari itu, inovasi teknologi akan terus kami dorong agar mereka bisa bertahan di pasar global," ujar Maman kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 8Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik





