Akurat Logo

7 Tips Bisnis Hewan Kurban Jelang Iduladha 2024

Demi Ermansyah | 25 Mei 2024, 18:12 WIB
7 Tips Bisnis Hewan Kurban Jelang Iduladha 2024

AKURAT.CO Lebaran Iduladha 2024 semakin dekat, tepatnya jatuh pada 17 Juli 2024 mendatang. Sebagai salah satu hari raya utama dalam Islam, Idul Adha dirayakan dengan tradisi berkurban yang penuh suka cita. 

Momen ini dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis hewan kurban. Pada saat Iduladha, selain melaksanakan ibadah haji, umat Muslim juga dianjurkan untuk berkurban. 
 
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kurban adalah persembahan kepada Allah SWT berupa penyembelihan hewan, seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Karena itulah, momen berkurban yang hanya terjadi setahun sekali ini menjadi peluang besar bagi para pedagang hewan kurban. Bahkan, Iduladha seringkali menciptakan tren bisnis hewan kurban musiman yang cukup menguntungkan melalui lansiran Cermati.
 
Meskipun bisnis hewan kurban musiman menguntungkan, ada beberapa hal yang perlu diketahui agar bisnis ini sukses. Dengan Iduladha yang semakin dekat, bagi kamu yang tertarik berbisnis hewan kurban, berikut 7 tips yang bisa diikuti.

1. Siapkan Modal Usaha
 
Pertama, siapkan modal yang cukup besar untuk memulai bisnis hewan kurban. Hewan kurban memerlukan investasi besar, terutama jika kamu menjual berbagai jenis hewan. Untuk menekan biaya, kamu bisa mulai memelihara hewan dari usia muda sehingga lebih murah saat dijual.

2. Pahami Pengetahuan tentang Hewan Kurban
Sebelum memulai bisnis ini, pelajari aturan dalam Islam mengenai hewan yang layak untuk dikurbankan. Hewan harus sehat, tidak cacat, dan usianya sesuai dengan syariat. Pastikan juga transaksi jual beli hewan kurban dilakukan secara halal dan tidak mengandung riba.

3. Perhatikan Kesehatan Hewan Kurban
Pastikan hewan kurban dalam kondisi sehat. Berikan pakan berkualitas, vitamin, dan vaksinasi. Jaga hewan agar tidak cedera. Hewan yang sakit bisa menularkan penyakit kepada hewan lain.

4. Pilih Lokasi Usaha yang Strategis
Pilih lokasi usaha yang memadai dan strategis, seperti di tepi jalan yang ramai atau dekat dengan tempat ibadah, untuk memudahkan calon pembeli melihat kondisi hewan secara langsung.

5. Sediakan Kandang dan Pakan yang Memadai
Kandang harus melindungi hewan, dekat dengan air bersih dan sumber pakan, serta jauh dari pemukiman. Pastikan pakan yang disediakan berkualitas agar hewan tumbuh sehat dan menghasilkan daging yang baik.

6. Ketahui Harga Jual di Pasaran
 
Lakukan riset untuk mengetahui harga jual hewan kurban di pasaran. Jual hewan dengan harga yang tepat, tidak terlalu murah atau terlalu mahal, agar mendapat keuntungan yang sesuai.

7. Promosikan secara Online
   
Selain penjualan langsung, memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan hewan kurban secara online. Unggah foto hewan dengan deskripsi menarik dan buat brosur informatif dengan detail lengkap mengenai harga, alamat, dan kontak yang bisa dihubungi.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.