Serap Aspirasi UMKM Yogyakarta, Sandiaga Kenalkan Ekonomi Hijau Hingga Tips Pelatihan, Pemasaran, Dan Permodalan

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno memberikan diskusi bertajuk "Angkring Sesarengan Mas Sandi Pengembangan Basis Ekonomi Kreatif dan Networking Bagi Komunitas".
Sandi memperkenalkan tentang ekonomi hijau dan cara sukses berwirausaha dengan Pelatihan, Pemasaran, serta Permodalan kepada para pelaku UMKM di Pawon Mbah Gito, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Dalam pengembangan usaha khususnya Mba Nok yang berkeinginan usahanya berkembang, dibutuhkan pertama pelatihan agar bisa naik kelas, kedua pemasaran karena kalau punya modal tidak bisa menjual barang maka tidak akan sukses usahanya, ketiga kalau usahanya sudah meningkat pasti butuh permodalan. Kita berkolaborasi dengan semangat Pelatihan, Pemasaran, dan Permodalan," kata Sandiaga, Senin (13/11/2023).
Sandi mengatakan, para wirausaha yang hadir untuk ekonomi berkembang, salah satunya dengan silaturahmi. Ia pun berharap penggerak ekonomi dapat memanfaatkan momen tersebut untuk membangun usahanya.
Baca Juga: Ganjar Sowan Ke Kediaman Gus Mus, Bahas Situasi Terkini Dan Politik Indonesia
“Berdiskusi dengan bapak ibu dalam menukar informasi dan strategi supaya ekonomi kita lebih berkembang. Maka diperlukan silaturahim, karena silaturahmi ada dua mukjizat yang pertama adalah memperpanjang umur dan kedua melimpahkan rezeki. Jadi angkringan inilah bagian dari pada silaturahim, kita ingin komunitas yang ada ini berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi sehingga bisa membuka pintu rezeki," ujar Sandi.
Dalam diskusi diselipakan pertanyaan, yakni bagaimana menarik wisatawan untuk berkunjung ke Desa Sikuba Mendiro. Dikarenakan banyak kegiatan budaya yang sampai saat ini masih dilestarikan.
Lebih lanjut, Sandi menjelaskan pentingnya bergabung dengan jaringan desa wisata yang dikembangkan Kemenparekraf dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
"Pertama inovasi apa yang ditawarkan supaya wisatawan itu datang ke Desa Wisata Sikuba Mendiro mendapatkan suatu sensasi yang unik dan menarik, kedua adaptasi karena sekarang kita sudah mempunyai daya tarik harus masuk ke dalam jaringan desa wisata yang Kemenparekraf kembangkan, ketiga sudah saatnya era berkolaborasi, bukan lagi berkompetisi tetapi Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Garap Potensi Online) jadi itu bagian dari pada digitalisasi dan saya ingin mengajak kita semua meraih kesuksesan," tutur Sandi.
Sebagai informasi, masyarakat setempat pun dapat menebus paket sembako murah hanya dengan Rp5.000.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 7Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan
- 10Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur








