Akurat Logo

Tokopedia-Unilever Indonesia Dukung Pemberdayaan UMKM Perempuan Jawa Barat

| 16 Oktober 2022, 13:55 WIB
Tokopedia-Unilever Indonesia Dukung Pemberdayaan UMKM Perempuan Jawa Barat

AKURAT.CO, Dalam semangat kolaborasi dengan para mitra strategis demi memberikan panggung seluas-luasnya bagi pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM lokal, Tokopedia bersama Unilever Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengadakan Kelas Perempuan Maju Digital. Kegiatan tersebut bertajuk “UMKM Perempuan Berdaya dan Maju Digital: Inspirasi Perempuan Berani Membawa Perubahan” yang dihadiri ratusan UMKM lokal wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Acara ini merupakan kelanjutan dari penandatangan kerjasama Tokopedia dan Unilever Indonesia dalam rangkaian program B20 Indonesia Women in Business Action Council yang didedikasikan untuk memberdayakan pengusaha perempuan.

Hadir sebagai hasil dari presidensi B20 Indonesia, program ini juga menghadirkan inisiatif One Global Women Empowerment (OGWE) platform yang berfokus pada perluasan akses informasi,  pendampingan bisnis di era digital, dan pelatihan teknis kewirausahaan sebagai bekal untuk menghadapi tantangan ke depan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (16/10/2022), Kepala Divisi Kebijakan Publik dan Pemerintah Daerah Tokopedia, Emmiryzan mengatakan, kegiatan ini merupakan keempat kalinya Tokopedia mengadakan KPMD setelah sukses diselenggarakan di Bali dan Surabaya.

(Ki-Ka) (Moderator) Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia, Rizky Juanita Azuz, Kebijakan Publik & Hubungan Pemerintah Daerah Tokopedia, Zhafira Soraya, Ketua Umum Program Sekoper Cinta, Atalia Praratya, Equity, Diversity and Inclusion Lead Unilever Indonesia Foundation, Marini Fabiano, dan Pemilik Usaha Dendeng Kukuruyuk, Novi Herawati dalam sesi diskusi yang mengangkat tema “Inspirasi Perempuan Berani Membawa Perubahan”. (FOTO/Tokopedia)

“Kami  berharap lewat KPMD, Tokopedia dapat turut membantu meningkatkan daya saing pelaku UMKM lokal, khususnya UMKM perempuan agar mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri serta semakin menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Ketua Umum Sekoper Cinta, Atalia Praratya mengungkapkan, pihaknya menyambut baik kolaborasi Tokopedia dan Unilever Indonesia dalam menghadirkan kegiatan KPMD di wilayah Jawa Barat.

“Hal ini pun sejalan dengan salah satu program kami di Sekoper Cinta yang memberikan pelatihan dalam membuka peluang usaha sehingga perempuan bisa mandiri dan berkontribusi pada perekonomian keluarga. Kami harap melalui kegiatan ini semakin banyak UMKM dari Jawa Barat yang berkualitas,” ungkap dia.

“Sejalan dengan strategi ‘The Unilever Compass’, Unilever berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan inklusif yang diwujudkan melalui upaya kami dalam mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan menyediakan akses ke mentoring serta pendampingan bagi perempuan dan UMKM. Melalui kolaborasi dengan Tokopedia, kami berharap UMKM perempuan, khususnya di Jawa Barat, dapat terus bertumbuh dan berdaya saing,” terang Equity, Diversity and Inclusion Lead Unilever Indonesia Foundation, Marini Fabiano.

Salah satu peserta acara Kelas Perempuan Maju Digital mengajukan pertanyaan mengenai perkembangan UMKM Perempuan di Jawa Barat kepada Ketua Umum Sekoper Cinta, Atalia Praratya. (FOTO/Tokopedia)

Pemilik Usaha Dendeng Kukuruyuk, Novi Herawati, mengatakan, “Memaksimalkan berbagai fitur dan kampanye di Tokopedia seperti Flash Sale, Bebas Ongkir dan Tokopedia Nyam! sangat membantu penjualan produk kami ke seluruh wilayah di Indonesia dari Aceh hingga Papua. Selain itu, kami pun berinovasi dengan membuat beberapa produk unik seperti dendeng bentuk koin, sate dan bawang goreng dendeng crispy yang memiliki 3 varian rasa.” 

Usaha Dendeng Kukuruyuk berawal dari usaha rumahan yang terinspirasi dari resep turun temurun keluarga. Untuk membantu para produsen dan UMKM Lokal untuk berkembang bersama sekaligus memenuhi kebutuhan bahan baku pembuatan Dendeng, Novi menggandeng produsen ayam lokal dan produsen bumbu-bumbu tradisional di Bandung. 

Pada kesempatan yang sama, Tokopedia menyampaikan bahwa jumlah penjual perempuan di Tokopedia meningkat sebesar hampir 2 kali lipat selama semester I 2022 dibandingkan periode sama 2021. Tokopedia juga mencatat Bandung, Jakarta, Surabaya, Medan dan Semarang sebagai wilayah dengan jumlah penjual dan pelaku UMKM perempuan paling banyak. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Editor
Afriadi