Akurat Logo

7 Tips Merawat Pakaian Agar Selalu Wangi dan Bebas Bau Apek Tanpa ke Laundry

Redaksi Akurat | 16 Oktober 2026, 14:11 WIB
7 Tips Merawat Pakaian Agar Selalu Wangi dan Bebas Bau Apek Tanpa ke Laundry
Ilustrasi. Pakaian - Magnific

AKURAT.CO Aroma pakaian yang wangi memang bisa menambah rasa percaya diri dan memberikan kesan rapi sepanjang hari. Sayangnya, tidak semua pakaian tetap harum setelah dicuci, apalagi saat musim hujan atau ketika dijemur di ruangan tertutup.

Bau lembap yang muncul sering kali membuat pakaian terasa kurang nyaman dipakai. Padahal, menjaga pakaian agar selalu segar tidak harus bergantung pada jasa laundry.

Dengan kebiasaan sederhana seperti mencuci dengan benar, menjemur di tempat terbuka, dan menyimpan di lemari yang kering, kamu bisa menjaga pakaian tetap harum. Berikut tujuh cara mudah yang bisa kamu lakukan di rumah.

Baca Juga: Buka Cabang Baru di Alam Sutera, 5asec Tawarkan Solusi Praktis Layanan Laundry Premium

1. Jangan Biarkan Pakaian Kotor Menumpuk

Salah satu penyebab utama bau apek adalah kebiasaan menumpuk pakaian kotor terlalu lama. Keringat dan minyak tubuh yang menempel pada kain bisa menimbulkan jamur dan aroma tidak sedap jika dibiarkan.Cobalah untuk mencuci baju secara rutin, terutama setelah dipakai beraktivitas berat. Jika belum sempat mencuci, gantung di tempat terbuka agar udara bisa membantu mencegah kelembapan.

2. Gunakan Deterjen Berkualitas dan Tidak Berlebihan

Banyak orang berpikir semakin banyak deterjen, semakin bersih hasilnya. Padahal, sisa busa sabun yang tertinggal justru bisa menyebabkan bau apek. Gunakan takaran sesuai petunjuk dan pilih deterjen dengan aroma segar yang tahan lama. Hindari mencampur berbagai jenis sabun karena bisa membuat kain cepat rusak dan aromanya bercampur tidak enak.

3. Bilas hingga Bersih dengan Air Mengalir

Proses pembilasan sering diabaikan, padahal ini kunci agar pakaian benar-benar bersih. Pastikan tidak ada busa tersisa di serat kain. Kamu juga bisa menambahkan sedikit cuka putih pada bilasan terakhir untuk menetralkan bau dan mengangkat sisa sabun. Cuka tidak akan meninggalkan aroma tajam setelah kering, justru membantu menjaga kesegaran pakaian lebih lama.

4. Jemur di Tempat Terbuka dan Tidak Lembap

Pakaian yang masih lembap saat disimpan akan menimbulkan bau apek. Karena itu, pastikan proses pengeringan berlangsung di area dengan sirkulasi udara yang baik. Bila cuaca mendung, manfaatkan kipas angin atau gantungan di dekat jendela agar udara tetap mengalir. Hindari menjemur di kamar mandi atau ruangan tertutup karena udara lembap memerangkap bau di serat kain.

5. Setrika untuk Menghilangkan Bakteri dan Menambah Wangi

Selain membuat pakaian rapi, panas dari setrika juga membantu membunuh bakteri penyebab bau. Gunakan suhu sesuai jenis kain agar tidak merusak seratnya. Kamu bisa menyemprotkan sedikit pewangi sebelum menyetrika untuk menambah aroma lembut dan tahan lama. Dengan begitu, pakaian terasa segar saat dikenakan.

Baca Juga: Pelanggan Blibli Bisa Dapat Diskon 10 Persen dengan Tukar Pakaian Bekas

6. Pastikan Lemari Selalu Kering dan Bersih

Lemari yang lembap adalah sumber utama bau tak sedap. Bersihkan bagian dalam lemari secara rutin dan pastikan ada aliran udara. Gunakan bahan penyerap kelembapan seperti arang bambu, silica gel, atau baking soda dalam wadah kecil. Kamu juga bisa menaruh biji kopi kering di sudut lemari selain menyerap bau, aromanya pun memberi efek segar alami.

7. Gunakan Pewangi Alami untuk Sentuhan Akhir

Kalau kamu ingin hasil yang lebih alami, gunakan pewangi non-kimia. Letakkan potpourri, bunga kering, atau kapas yang ditetesi minyak esensial di antara tumpukan pakaian. Pilih aroma lembut seperti lavender, vanilla, atau lemon agar tidak terlalu menyengat. Selain membuat baju wangi, lemari pun akan terasa lebih segar setiap kali dibuka.

Dengan merawat pakaian agar tetap wangi dan bebas bau apek bukan hal sulit. Kuncinya ada pada kebersihan, cara pengeringan, dan kondisi penyimpanan. Sedikit perhatian ekstra, kamu bisa menikmati pakaian yang selalu harum, lembut, dan nyaman tanpa perlu repot ke laundry.

Nia Ayunia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R