Dari Seniman Emerging Jadi Established, Begok Oner Raih Penghargaan UOB Painting of the Year 2026
AKURAT.CO Tiga tahun lalu, Begok Oner masih berada dalam kategori Emerging Artist ketika mengikuti UOB Painting of the Year. Kini, seniman berusia 28 tahun itu kembali muncul di kompetisi yang sama dengan capaian berbeda: memenangkan penghargaan tertinggi UOB Painting of the Year 2026 kategori Established Artist melalui karya Urban Realism Layers.
Perubahan tersebut membuat kemenangan Oner tidak sekadar menjadi cerita tentang sebuah penghargaan. Ada perjalanan artistik yang terlihat dalam rentang 2023 hingga 2026, ketika nama yang sebelumnya memperoleh predikat Most Promising Artist of the Year kini menjadi pemenang utama kompetisi seni tersebut di Indonesia.
Begok Oner memenangkan UOB Painting of the Year 2026 kategori Established Artist melalui karya Urban Realism Layers. Pada 2023, Oner meraih Most Promising Artist of the Year dalam kategori Emerging Artist. Karya pemenang 2026 mengangkat gagasan tentang jejak manusia, komunikasi, dan kebutuhan untuk meninggalkan ekspresi melalui perpaduan gambar, kata-kata, serta tekstur berlapis.
Dari Emerging Artist 2023 Jadi Pemenang UOB Painting of the Year 2026
Perjalanan Oner di UOB Painting of the Year sebenarnya sudah dimulai sebelum kemenangan tahun ini. Pada 2023, ia mendapatkan penghargaan Most Promising Artist of the Year ketika masih berada dalam kategori Emerging Artist.
Tiga tahun kemudian, posisinya berubah. Oner tampil dalam kategori Established Artist dan membawa pulang penghargaan utama UOB Painting of the Year dengan Urban Realism Layers.
Kronologi tersebut menarik karena memperlihatkan bahwa sebuah kompetisi seni dapat menjadi bagian dari perjalanan yang berlangsung lebih panjang. Penghargaan pada 2023 dan 2026 berada pada tahap berbeda, tetapi keduanya muncul dalam kompetisi yang sama.
Baca Juga: Lukisan Denny JA yang Diberkati Paus Fransiskus Diprediksi Bernilai Hingga Rp34 Miliar
Baca Juga: Putri Acha Septriasa Gelar Pameran Lukisan Perdana, Bakat Seni Sejak Usia 2 Tahun
Perubahan kategori itu juga membuat capaian Oner memiliki konteks tersendiri. Ia bukan nama yang baru muncul pada penyelenggaraan tahun ini, melainkan seniman yang sebelumnya telah memperoleh pengakuan dalam kompetisi tersebut.
Di sisi lain, kemenangan 2026 tidak serta-merta berarti perjalanan artistiknya telah selesai. Justru setelah memenangkan penghargaan nasional, karya Oner akan kembali dibawa ke kompetisi tingkat Asia Tenggara.
Karya tersebut akan bersaing dengan karya pemenang dari Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam untuk memperebutkan penghargaan UOB Southeast Asian POY. Pengumuman penghargaan regional itu dijadwalkan berlangsung di Singapura pada 28 Oktober 2026.
Dengan demikian, perjalanan Urban Realism Layers belum berhenti pada panggung UOB Painting of the Year Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 5Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 6Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 7Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 8Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 9Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur
- 10Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun






