Gerhana Matahari Total 2027, Indonesia Kebagian? Fenomena Ini Bisa Berlangsung 6 Menit

AKURAT.CO Gerhana Matahari Total 2027 akan menjadi salah satu fenomena astronomi yang menarik untuk dinantikan.
Peristiwa ini dijadwalkan terjadi pada 2 Agustus 2027 dan memiliki durasi totalitas yang cukup panjang.
Baca Juga: Gerhana Matahari 2027: Ada 'Cincin Api' dan Gerhana Total hingga 6 Menit
Lantas, apakah Indonesia termasuk wilayah yang bisa menyaksikan gerhana ini secara total?
Indonesia Tidak Masuk Jalur Totalitas
Sayangnya, Indonesia tidak berada di jalur totalitas Gerhana Matahari Total 2027. Artinya, masyarakat di Indonesia tidak dapat melihat Bulan menutupi seluruh piringan Matahari.
Meski begitu, gerhana pada 2 Agustus 2027 tetap dapat terlihat dari sejumlah wilayah Indonesia dalam bentuk gerhana Matahari sebagian.
Waktu dan tingkat penampakannya akan berbeda berdasarkan lokasi pengamat.
Totalitas Bisa Capai 6 Menit
Daya tarik utama gerhana ini terletak pada durasi fase totalitasnya.
Di lokasi dengan durasi terlama, Gerhana Matahari Total 2027 diperkirakan berlangsung sekitar 6 menit 23 detik.
Durasi tersebut terjadi di sekitar titik gerhana terbesar yang berada di wilayah Mesir.
Saat totalitas berlangsung, piringan Matahari tertutup sepenuhnya oleh Bulan sehingga suasana di sekitar pengamat dapat berubah menjadi lebih gelap.
Negara yang Masuk Jalur Gerhana Total
Bagi yang ingin menyaksikan fase total, jalurnya membentang melewati sejumlah wilayah, di antaranya Spanyol, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Arab Saudi, Yaman, dan Somalia.
Sementara itu, Indonesia hanya mendapatkan kesempatan untuk melihat bagian gerhananya saja.
Baca Juga: Gerhana Bulan 2026 Bisa Disaksikan 3 Miliar Orang, Ini Wilayah yang Beruntung
Jadi, Indonesia tetap kebagian Gerhana Matahari 2 Agustus 2027, tetapi bukan fase totalitas.
Fenomena dengan durasi hingga lebih dari enam menit tersebut hanya bisa disaksikan secara penuh dari wilayah yang berada di jalur totalitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







