8 Cara Membeli Saham Online untuk Pemula, Panduan Mudah dari Daftar hingga Mulai Investasi

AKURAT.CO Cara membeli saham online untuk pemula yang kini semakin mudah dilakukan secara online melalui berbagai aplikasi sekuritas.
Bahkan, pemula pun dapat mulai berinvestasi hanya dengan modal yang terjangkau dan proses pendaftaran yang praktis.
Namun, sebelum membeli saham, penting untuk memahami setiap tahap agar transaksi berjalan aman dan sesuai tujuan investasi.
Berikut cara membeli saham online untuk pemula yang bisa kamu ikuti agar tidak salah langkah.
Baca Juga: Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit Akhir Stephen Eustaquio Bawa Tuan Rumah ke 32 Besar
Cara Membeli Saham Online untuk Pemula
1. Pilih Sekuritas yang Terdaftar Resmi
Langkah pertama adalah memilih perusahaan sekuritas yang telah memiliki izin dan diawasi oleh otoritas pasar modal di Indonesia. Menggunakan sekuritas resmi membuat transaksi lebih aman dan memberikan perlindungan bagi investor.
2. Buka Rekening Saham
Setelah memilih sekuritas, buat rekening saham secara online. Biasanya kamu diminta mengisi data pribadi, mengunggah dokumen seperti KTP, NPWP (jika ada), dan buku tabungan.
Setelah proses verifikasi selesai, kamu akan mendapatkan rekening dana investor (RDI) yang digunakan untuk bertransaksi.
3. Setorkan Dana ke Rekening Investor
Sebelum membeli saham, kamu juga perlu mengisi saldo pada rekening dana investor. Dana inilah yang nantinya digunakan untuk melakukan pembelian saham melalui aplikasi sekuritas.
Baca Juga: HIPELKI 2026: Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Mempercepat Adopsi Inovasi Kesehatan
4. Pelajari Saham yang Ingin Dibeli
Cari tahu terlebih dahulu kondisi perusahaan, kinerja keuangannya, prospek bisnis, serta pergerakan harga sahamnya. Dengan memahami perusahaan yang dipilih, risiko investasi dapat diminimalkan.
5. Masuk ke Aplikasi Trading
Setelah saldo tersedia, login ke aplikasi trading milik sekuritas. Gunakan fitur pencarian untuk menemukan kode saham perusahaan yang ingin dibeli.
6. Tentukan Harga dan Jumlah Pembelian
Masukkan harga beli yang diinginkan serta jumlah lot saham yang akan dibeli. Perlu diketahui, satu lot saham terdiri dari 100 lembar saham. Pastikan dana yang tersedia mencukupi untuk melakukan transaksi.
7. Konfirmasi dan Kirim Pesanan
Periksa kembali detail transaksi, mulai dari kode saham, harga, hingga jumlah lot. Jika sudah sesuai, kirim pesanan pembelian. Apabila harga yang kamu ajukan sesuai dengan harga penjual di pasar, transaksi akan diproses secara otomatis.
8. Pantau Perkembangan Investasi
Setelah saham berhasil dibeli, jangan lupa memantau pergerakan harga dan perkembangan perusahaan secara berkala. Hindari mengambil keputusan hanya karena harga naik atau turun dalam waktu singkat.
FAQ
1. Apa langkah pertama sebelum membeli saham online?
Langkah pertama adalah memilih perusahaan sekuritas yang telah terdaftar dan diawasi oleh otoritas pasar modal di Indonesia agar transaksi lebih aman.
2. Apa itu Rekening Dana Investor (RDI)?
RDI adalah rekening khusus yang digunakan untuk menyimpan dana sebelum digunakan untuk membeli atau menerima hasil penjualan saham.
3. Berapa jumlah minimal pembelian saham?
Minimal pembelian saham adalah 1 lot, yang terdiri dari 100 lembar saham. Nilai investasinya tergantung harga saham yang dipilih.
4. Apakah membeli saham harus memiliki modal besar?
Tidak. Saat ini banyak saham yang bisa dibeli dengan modal mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah, tergantung harga per lembar saham.
5. Bagaimana cara memilih saham yang bagus untuk pemula?
Pilih perusahaan dengan fundamental yang baik, memiliki kinerja keuangan yang sehat, serta prospek bisnis yang menjanjikan. Jangan hanya mengikuti tren atau rekomendasi tanpa melakukan riset.
Kesimpulan
Membeli saham online kini menjadi lebih mudah berkat layanan digital dari berbagai perusahaan sekuritas. Mulai dari memilih sekuritas resmi, membuka rekening saham, mengisi saldo RDI, hingga melakukan transaksi dapat dilakukan secara praktis melalui aplikasi.
Meski prosesnya sederhana, pemula tetap perlu mempelajari dasar-dasar investasi dan melakukan riset sebelum membeli saham.
Dengan strategi yang tepat dan disiplin dalam berinvestasi, saham dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu mencapai tujuan keuangan jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








