PIK 2 Asah Keterampilan Warga Salembaran Jati Lewat Pelatihan Menjahit

AKURAT.CO Penguatan sektor ekonomi kreatif di tingkat desa menjadi langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Upaya tersebut tercermin melalui kegiatan Balai Pelatihan Menjahit di Desa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Program pelatihan yang didukung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PIK 2 ini diikuti puluhan warga, khususnya perempuan, yang ingin meningkatkan keterampilan menjahit sebagai bekal membuka peluang usaha mandiri.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan berbagai teknik dasar menjahit, mulai dari pengenalan alat dan penggunaan mesin jahit hingga praktik membuat produk sederhana yang memiliki potensi untuk dipasarkan.
Salah satu peserta, Lilis Suryani, mengatakan kegiatan ini membuka peluang baru bagi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk mengembangkan usaha rumahan.
“Selama ini sebenarnya banyak ibu-ibu di sini ingin memiliki usaha, tetapi belum memiliki keterampilan. Dengan adanya pelatihan ini kami belajar dari awal, mulai dari menggunakan mesin jahit hingga membuat pola,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Baca Juga: Polri Siapkan One Way dan Contraflow Selama Mudik Lebaran 2026
Menurut Lilis, keterampilan menjahit memiliki potensi usaha yang cukup menjanjikan, seperti menerima jasa permak pakaian, membuat seragam sekolah, hingga memproduksi berbagai produk berbahan kain.
Peserta lainnya, Dewi Rahmawati, menilai pelatihan ini juga memberikan motivasi bagi masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan peluang ekonomi.
“Kalau sudah terbiasa menjahit, kita bisa mulai dari usaha kecil dulu, misalnya menerima jahitan dari tetangga atau membuat produk sederhana seperti mukena atau pakaian anak,” katanya.
Kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya pelaku usaha baru di tingkat desa.
Dengan meningkatnya keterampilan masyarakat, sektor UMKM lokal diharapkan dapat berkembang sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
Selain itu, keterampilan menjahit dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena dapat dijalankan secara mandiri dari rumah dengan modal yang relatif terjangkau.
Melalui program pemberdayaan ini, masyarakat Desa Salembaran Jati diharapkan mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk membangun usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









