Akurat

Mengenal Diwali: Festival Cahaya Yang Meriah Di India

Syifa Ismalia | 12 November 2023, 04:56 WIB
Mengenal Diwali: Festival Cahaya Yang Meriah Di India

AKURAT.CO Diwali, juga disebut Deepavali, adalah salah satu festival terbesar di India. Perayaan ini juga dirayakan secara luas di Nepal, Malaysia, Fiji, dan negara-negara lain dengan diaspora besar di Asia Selatan.

Rumah-rumah, tempat usaha dan ruang publik diterangi dengan diyas, atau lampu minyak yang terbuat dari tanah liat, dan pertunjukan kembang api berlimpah. Orang-orang berkumpul dengan keluarga mereka, makan manisan dan bertukar hadiah.

Diwali berasal dari kata Sansekerta deepavali, yang berarti “deretan lampu”. Ini menandai kemenangan terang atas kegelapan, kemenangan kebaikan atas kejahatan.

Meskipun tradisi Diwali berbeda-beda menurut wilayah dan agama, mitos dan kisah sejarah di balik hari raya ini memiliki tema yang sama tentang keadilan dan pembebasan.

Diwali dirayakan setiap tahun di musim gugur, biasanya jatuh antara bulan Oktober dan November.

Festival ini berlangsung selama lima hari, dengan perayaan utama terjadi pada hari ketiga. Tahun ini, Diwali diperingati pada 12 November.

Baca Juga: Zulhas Beberkan Negara Penyumbang Surplus Perdagangan Terbesar, Ada India Hingga Bangladesh

Inilah lima hari Diwali:

1. Dhanteras

Orang-orang biasanya menandai hari pertama Diwali dengan membeli perhiasan emas dan perak, perkakas dan barang-barang rumah tangga baru lainnya untuk mendapatkan keberuntungan.

Banyak yang membersihkan rumahnya untuk mengundang berkah dari Lakshmi, dewi kekayaan dan kemakmuran.

Yang lain juga menghormati Dhanvantari, dewa Ayurveda, dan Yamaraj, dewa kematian, pada hari ini.

2. Choti Diwali atau Naraka Chaturdashi

Hari kedua Diwali menandai kekalahan Raja Iblis Narakasura oleh Sri Krishna. Orang-orang bangun pagi untuk mandi dan mencuci rambut. Mereka juga membersihkan rumah, menghiasinya dengan rangolis dan diyas, serta menyiapkan manisan.

3. Diwali atau Lakshmi Puja

Hari ketiga festival ini biasanya dianggap sebagai Diwali. Keluarga berkumpul untuk bertukar hadiah, menikmati hidangan lezat, dan menikmati makanan manis. Banyak umat Hindu memuja dewi Lakshmi pada hari ini.

4. Padwa atau Govardhan Puja

Hari keempat Diwali untuk menghormati hubungan antara suami dan istri, dan suami biasanya membelikan hadiah untuk pasangannya.

Dalam beberapa tradisi, hari ini memperingati hari ketika Sri Krishna mengangkat Bukit Govardhan untuk melindungi penduduk desa Vrindavan dari hujan yang disebabkan oleh kemarahan Dewa Indra.

Baca Juga: Tidak Masuk Akal! Inilah 5 Perayaan Festival Paling Gila Dalam Sejarah Dunia

Beberapa penyembah mempersembahkan segunung makanan kepada Krishna sebagai peringatan, sementara yang lain membuat patung dari tanah liat dan kotoran sapi untuk menciptakan kembali peristiwa tersebut.

5. Bhai Dooj

Hari terakhir Diwali merayakan cinta antar saudara, untuk menghormati ikatan antara Lord Yama dan saudara perempuannya Yami (atau Yamuna).

Kakak perempuan terkadang akan membubuhkan tilak, atau tanda merah, di dahi saudara laki-lakinya, sedangkan saudara laki-laki akan memberikan hadiah kepada saudara perempuan mereka.

Selain tradisi umum mendekorasi rumah, menyalakan petasan, dan menyantap makanan lezat, ada beberapa cara lain yang dilakukan orang untuk menandai Diwali.

Di beberapa wilayah India, orang memainkan permainan kartu judi seperti patti remaja, blackjack, dan poker.

Perjudian selama hari raya dianggap membawa keberuntungan, berasal dari legenda di mana dewa Siwa dan permaisurinya Parvati memainkan permainan dadu.

Diwali juga menandai dimulainya tahun keuangan baru Hindu, dan banyak bisnis, pedagang, dan pemilik toko membuka buku rekening baru selama liburan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
R