Akurat

6 Penyebab Kucing Mati Mendadak

Iim Halimatus Sadiyah | 31 Agustus 2023, 21:06 WIB
6 Penyebab Kucing Mati Mendadak

AKURAT.CO Sebagai pecinta kucing pastinya sudah tahu bahwa kucing memiliki usia berkisar 16 hingga 22 tahun. Namun, seringkali ada banyak penyebab kucing mati mendadak yang membuat bingung pemiliknya.

Hal tersebut tentu saja tak dapat diduga karena penyebab kucing mati mendadak jarang diketahui. Salah satu penyebab utamanya adalah rasa trauma yang dialami oleh kucing.

Sebagai pemilik kucing, maka perlu tahu beberapa penyebab kucing mati mendadak agar dapat dihindari. Pasalnya kucing merupakan hewan yang pintar menyembunyikan penyakitnya, oleh sebab itu harus lebih diperhatikan.

Mengutip berbagai sumber, Kamis (31/8/2023), berikut ini sejumlah penyebab kucing mati mendadak yang jarang diketahui dan perlu diwaspadai agar tidak terjadi.

Penyebab Kucing Mati Mendadak

1. Racun

Bukan hanya manusia, namun kucing juga bisa mati karena racun yang ada dalam tubuhnya. Biasanya, kucing yang terkena racun disebabkan oleh menelan sesuatu yang mengandung obat-obatan tertentu.

Jenis racun tersebut umumnya adalah paparan potpourri, obat-obatan yang mengandung asetaminofen, toksisitas tanaman seperti bunga easter lily, dan menelan racun tikus.

2. Penyakit ginjal kronis

Penyebab kucing mati mendadak berikutnya adalah memiliki penyakit ginjal yang sudah cukup parah. Jenis penyakit ini yang sering membuat kucing mati secara mendadak.

Ketika ginjal mereka bermasalah dan gagal berfungsi, mereka tidak lagi dapat mengeluarkan produk limbah yang mengarah pada penumpukan racun dalam darah. Tak heran jika kucing tersebut akan mati secara mendadak.

3. Trauma

Sama halnya dengan manusia, kucing juga bisa merasakan trauma yang membuat imun tubuhnya menurun. Masalah ini memang lebih sering terjadi pada kucing outdoor, namun dapat terjadi pula pada kucing rumahan.

Trauma yang dimaksud adalah ditabrak oleh kendaraan seperti mobil, gigitan anjing dan binatang lain, atau jatuh dari ketinggian. Karena rasa traumanya tersebut yang tak kunjung pulih, dapat menyebabkan kucing cepat mati.

4. Asma

Meskipun terdengar jarang, namun asma pada kucing adalah penyakit pernapasan yang diakibatkan karena peradangan yang memiliki tingkat keparahan bervariasi. Beberapa kucing biasanya mengalami batuk ringan saat asmanya kambuh.

Sebagian kucing lainnya, mereka sudah memiliki penyakit asma kronis yang bisa menyebabkan kematian. Mereka mengalami gangguan pernapasan yang buruk akibat penyempitan parah pada saluran udara.

Gejala asma pada kucing ditandai dengan pernapasan pendek, batuk atau sesak napas, ketidakmampuan untuk beraktivitas berat, pernapasan tegang atau sesak.

5. Gumpalan darah

Penyebab kucing mati mendadak selanjutnya yaitu adanya gumpalan darah yang terbentuk dalam tubuhnya. Gumpalan dapat terbentuk karena tersumbatnya aliran darah di arteri atau vena.

Jika kucing kamu memiliki kondisi serupa, khususnya gumpalan darah di di paru-paru, jantung, atau otak, maka dapat menyebabkan kucing mati mendadak. Biasanya ditandai dengan batuk berdarah, kesulitan bernapas, hingga kelumpuhan sebagian atau penuh.

6. Serangan jantung

Bukan hanya manusia, namun serangan jantung juga bisa terjadi pada kucing sehingga mati secara mendadak. Serangan jantung terjadi karena otot tidak dapat menerima suplai darah secara normal.

Ketika sudah tidak dapat suplai darah secara normal, maka besar kemungkinan akan terjadi pada kucing hingga akhir mati.

Itulah sejumlah penyebab kucing mati mendadak yang harus diwaspadai agar tidak terjadi pada kucing kesayangan milik kamu. Selalu perhatikan tingkah laku dan nafsu makan kucing agar kesehatannya dapat terkontrol dengan baik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.