AKURAT.CO, Mati listrik, mati lampu, atau pemadaman listrik merupakan keadaan ketika penyedia listrik tidak dapat menyalurkan listrik kepada penggunanya di suatu wilayah.
Hal tersebut terjadi karena dalam menjalani aktivitas aktivitas sehari-hari, manusia tidak bisa terlepas dari penggunaan listrik. Listrik digunakan hampir di seluruh tempat, baik di rumah, sekolah, kantor, maupun di pusat perbelanjaan.
Pada dasarnya seluruh jaringan listrik yang didistribusikan oleh PLN sudah dirancang sedemikian rupa agar dapat menahan kerusakan dari elemen fisik dan human error yang berpotensi mematikan sistem.
Meskipun sebagian besar fitur keamanan berfungsi dengan baik, namun terkadang jaringan distribusi listrik bisa saja mengalami kegagalan sistem dan membuat listrik jadi padam.
Saat terjadi mati listrik tentu akan menghambat beberapa kegiatan seperti mengganggu kegiatan operasional dan penglihatan yang terbatas.
Masih banyak dampak lainnya yang ditimbulkan akibat mati listrik. Oleh karena itu, ketahui penyebab mati listrik agar anda dapat mencegahnya jika memang hal tersebut bisa memicu terjadinya mati listrik.
Penyebab Mati Listrik
Dikutip dari berbagai sumber, Jumat (28/7/2023), berikut penyebab mati listrik:
1. Korsleting Listrik
Salah satu penyebab mati listrik yang paling umum yaitu terjadinya arus pendek listrik atau korsleting listrik. Korsleting listrik terjadi ketika ada hubungan arus pendek yaitu perbedaan arus dan tegangan listrik. Secara singkat, ada arus listrik yang terputus secara tiba-tiba.
2. Pemadaman Terpusat
Pemadaman terpusat biasanya dilakukan ketika perusahaan listrik akan melakukan perawatan maupun pemeriksaan secara berkala.
Sebelum melakukan pemadaman listrik, biasanya perusahaan listrik akan memberikan informasi terkait pemadaman secara terpusat. Dengan begitu, anda bisa bersiap-siap sebelum terjadi pemadaman sesuai jadwal yang ditentukan.
Cara yang paling mudah untuk mengetahui adanya pemadaman terpusat adalah bertanya kepada tetangga. Jika rumah tetangga juga mengalami mati listrik, berarti wilayah anda sedang terjadi pemadaman terpusat.
3. Pohon yang Terlalu Tinggi
Pohon yang tumbuh terlalu tinggi dapat mengganggu jaringan kabel transmisi listrik dan menyebabkan listrik di rumah menjadi padam. Hal ini sebenarnya bisa dicegah dengan memantau ketinggian pohon di sekitar tempat tinggal.
Jika melihat ada pohon yang tingginya hampir mencapai kabel listrik, sebaiknya segera ditebang. Namun perlu diingat, jangan melakukan secara sembarangan karena akan membahayakan diri sendiri serta orang lain.
4. Peningkatan Penggunaan Energi
Adanya peningkatan daya listrik secara tiba-tiba juga dapat menyebabkan listrik padam. Peningkatan daya secara mendadak biasanya disebabkan oleh petir yang menghantam pembangkit listrik dalam jarak dekat. Untuk mencegah terjadinya kebakaran, maka listrik akan padam secara otomatis.
Selain itu, pada saat menyalakan beberapa alat elektronik yang menggunakan watt besar seperti AC, pompa air, atau mesin cuci bersamaan bisa menyebabkan mati listrik secara tiba-tiba.
Hal ini terjadi karena konsumsi listrik melonjak lebih tinggi dibandingkan kapasitas daya listrik. Akibatnya, sistem pembangkit listrik akan otomatis melakukan pemadaman untuk menghindari kerusakan.
5. Terjadi Bencana Alam
Bencana alam seperti banjir, gempa bumi, petir, dan sebagainya dapat menyebabkan jaringan transmisi listrik terganggu.
Hal seperti ini terjadi di luar kuasa manusia sehingga tidak mungkin dicegah, maka perusahaan listrik akan melakukan pemadaman listrik di daerah yang terdampak bencana alam.
Misalnya saat banjir, ada kemungkinan terjadinya kabel yang putus dan dapat menyebabkan warga tersengat listrik.
Sementara gempa bumi yang terjadi dalam skala besar dapat mengakibatkan kerusakan, salah satunya pada aliran listrik karena terputusnya kabel listrik di daerah gempa.
Ada penyebab mati listrik yang memang tidak dapat dihindari oleh manusia, namun ada juga yang disebabkan oleh kelalaian manusia sendiri.
Untuk meminimalisasi terjadinya mati listrik, maka gunakan peralatan listrik secara bijak dan hati-hati. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





