Rukita Gelar Home For Heroes Kedua Kalinya

AKURAT.CO, Pandemi yang melanda Indonesia dua tahun lalu ternyata mampu mendorong berbagai lapisan masyarakat.
Ya, termasuk generasi muda, yang memiliki inisiatif-inisiatif positif untuk terjun langsung berkontribusi ke masyarakat serta membawa perubahan baik.
Atas dasar inilah, Rukita berkomitmen untuk terus melanjutkan Program Home For Heroes di tahun 2022 ini dan kembali memilih tiga sosok pahlawan pandemi dan memberikan apresiasi atas ketulusan mereka dalam membantu sesama.
Penyerahan kunci unit Rukita kepada para penerima program Home For Heroes 2022 Di HQ Rukita, Jakarta, 27 Mei 2022.
Sabrina Soewatdy selaku CEO dan Founder Rukita menjelaskan bahwa Home For Heroes (HFH) merupakan program yang diinisiasi sejak tahun 2021 bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para ‘Pahlawan’, yakni aktivis sosial Milenial dengan inisiatif-inisiatif positif bagi masyarakat sekitar.
Melalui program ini, Rukita memberikan apresiasi berupa kesempatan kepada seluruh 'Hero' untuk tinggal di unit Rukita secara gratis selama 6 bulan.
“Ini kali kedua kami menggelar program Home For Heroes, sebagai bentuk komitmen kami untuk terus memberikan apresiasi kepada generasi muda yang memiliki inisiatif untuk berbuat baik terhadap sesama," jelas Sabrina dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (27/5/2022).
"Kami berharap program ini akan terus memotivasi lebih banyak lagi teman-teman generasi muda lainnya agar makin bersemangat dalam menyebarkan kebaikan, tak hanya saat pandemi tapi untuk seterusnya di masa depan,” sambung Sabrina.
Sebelumnya, di bulan Maret hingga April 2022, Rukita telah membuka pendaftaran secara publik melalui media sosial Rukita kepada para Milenial yang ingin mengikuti program ini.
Kemudian, Rukita melakukan seleksi dan berhasil memilih tiga sosok inisiator program-program inspiratif di tengah pandemi.
Pada HFH 2021 lalu, telah terkumpul 20 pendaftar, sementara pada Home For Heroes tahun ini meningkat menjadi lebih dari 80 pendaftar.
“Jumlah pendaftar Program Home For Heroes tahun ini, meningkat hingga empat kali lipat dari tahun. Ini menunjukkan bahwa program ini semakin dikenal dan menarik bagi generasi muda," kata Sabrina.
"Dan setelah kami seleksi, ternyata banyak sekali generasi muda yang memiliki inisiatif-inisiatif unik dalam membantu sesama. Kami sangat senang melihat kebaikan-kebaikan yang mereka sebarkan ini," sambung Sabrina.
Sementara itu, Salah satu penerima program Home For Heroes 2022 yang pertama, yakni Himawan Adi Nugroho, 22 tahun, merupakan elawan sosial yang berkesempatan tinggal di unit Rukita Alpine Pejaten Jakarta Selatan.
Lelaki yang juga Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia Banking School Jakarta ini menggagas penggalangan dana untuk bencana erupsi Gunung Semeru di Twitter dan berhasil mengumpulkan Rp70 juta, yang dialokasikan untuk kebutuhan ternak melalui beberapa program.
Himawan dan beberapa temannya terjun langsung untuk memberi pakan dan mengevakuasi hewan ternak dari Desa Oro Oro Ombo (salah-satu penghasil kambing etawa terbaik di Jawa) untuk turun ke Desa Pronojiwo yang lebih aman dari erupsi Gunung Semeru.
Selama masa pandemi, Himawan juga menjadi relawan dalam berbagai kegiatan sosial, antara lain, memberi lima tablet untuk mendukung pembelajaran online di Panti Asuhan Maktabul Aitam, Tangerang, serta menjadi relawan selama sebulan untuk membantu program vaksinasi di Puskesmas Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Hingga saat ini, Himawan masih terus aktif menjadi relawan sosial, salah-satunya dengan melakukan peningkatan kapasitas ekonomi dalam bentuk pengolahan mangrove dan meningkatkan kesadaran anak-anak untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.
“Awal Covid-19 di Maret 2020 lalu, saya berpikir kalau kita diam di rumah saja, siapa yang bantu? Dari situlah saya mulai tergerak. Saya merasa bahwa kita harus lebih peka terhadap lingkungan sosial. Mari kita berbagi apapun yang bisa kamu bagi,” ungkap Himawan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





