Sering Dipercaya, Benarkah Zodiak Berpengaruh Pada Kepribadian?

AKURAT.CO Masyarakat kerap menghubungkan antara zodiak dengan kepribadian seseorang. Bahkan bukan hanya kepribadian, zodiak juga kerap digunakan untuk meramal kehidupan masa depan seseorang.
Zodiak sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu Zoodiacos Cyclos yang memiliki arti Lingkaran Hewan.
Zodiak merupakan sabuk khayal di langit dengan lebar 18 derajat yang berpusat pada lingkaran ekliptika. Namun istilah zodiak juga dapat merujuk pada rasi-rasi bintang yang dilewati oleh sabuk tersebut.
Baca Juga: Ngakunya Ramah, Ternyata 3 Zodiak Ini Justru Paling Genit!
Lalu benarkah zodiak dapat mempengaruhi kepribadian seseorang? simak ulasannya berikut!
Zodiak digunakan juga untuk pembagian periode tanggal dan bulan kelahiran seseorang. Sedangkan ilmu yang menghubungkan gerakan benda-benda di langit seperti Matahari, Bulan, dan Bumi dengan tanggal dan bulan kelahiran seseorang, disebut astrologi.
Pada 2015 terdapat sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 300 publik figur dari berbagai bidang seperti politik, sains, sastra, dan seni. Para peneliti mencoba menghubungkan astrologi barat tradisional yaitu elemen air, bumi, udara, dan api dengan bulan-bulan masehi.
Peneliti kemudian mengelompokkan orang-orang yang lahir pada bulan tertentu dengan elemen astrologi barat tradisional tadi. Hasilnya, ternyata tanggal dan bulan lahir seseorang dapat mempengaruhi sifat-sifat kepribadian. Akan tetapi temuan ini tidak dapat dijadikan pegangan pasti bahwa setiap orang yang lahir pada bulan-bulan tertentu, akan memiliki sifat yang sama.
Baca Juga: Tujuan Dan Proses Sosialisasi Dalam Membentuk Kepribadian Manusia
Bulan dan tanggal lahir memang tidak dapat dijadikan sumber yang benar-benar valid untuk mengetahui kepribadian seseorang. Oleh karena itu, zodiak tidak dapat dijadikan acuan kamu untuk menerka kepribadian orang lain maupun diri sendiri.
Kepribadian seseorang didukung oleh berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangan sifatnya. Menurut American Psychological Association, kepribadian manusia berkembang akibat kebutuhan tertentu, seperti memprediksi masa depan dan kepribadian untuk masa kini.
Misalnya balita yang dikatakan akan meniru perilaku orang tua. Namun, seiring bertambahnya usia, lingkungan yang dikenal, maka akan banyak hal baru yang dipelajarinya. Hal ini lah yang kemudian akan berpengaruh pada kepribadiannya.
Sehingga tidak jarang jika seseorang yang dulunya memiliki sifat lemah lembut, berubah menjadi pribadi yang kasar karena pengaruh lingkungannya.
Itu sebabnya zodiak tidak dapat dijadikan acuan untuk melihat kepribadian orang lain. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 4UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 5Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian







