5 Cara Simpel Kurangi Kelembapan di Kamar Mandi Agar Tidak Jamuran

AKURAT.CO, Musim hujan telah tiba, suasana di rumah mungkin menjadi lebih dingin. Tak ada yang lebih baik daripada mandi air hangat untuk menghangatkan tubuh pada pagi hari.
Sayangnya, air hangat meninggalkan kelembapan di kamar mandi, yang akhirnya membentuk jamur pada dinding kamar mandi, bila tidak segera dikeringkan. Sebab, kamar mandi yang basah adalah tempat sempurna bagi jamur bertumbuh.
Tentu, siapa pun tidak menginginkan kondisi ini. Pasalnya, kelembapan dan adanya jamur di kamar mandi tidak hanya merusak kamar mandi, tapi juga berdampak buruk bagi kesehatan seperti alergi serta masalah pernapasan.
Kamar mandi pada dasarnya adalah area basah dan lembap. Namun, kelembapan bisa diatasi dan dikurangi.
Dilansir Akurat.co dari laman Real Estate, berikut lima cara mengatasi kelembapan, agar jamur tak muncul di kamar mamdi kamu.
Berikan sirkulasi udara pada kamar mandi
Langkah pertama mengatasi kelembapan di kamar mandi adalah memastikan kamar mandi mengering setelah setiap kali kamu mandi. Hal ini dapat dilakukan dengan membuka jendela, menyalakan exhaust fan dan membuka pintu. Bisa pula melakukan ketiganya.
Tanpa jendela dan exhaust fan, kelembapan tidak akan pernah keluar. Exhaust fan tetap menyala sebelum, selama mandi dan selama setengah jam setelah mandi.
Hindari meninggalkan barang basah di kamar mandi
Handuk basah di kamar mandi tidak hanya tidak sedap dipandang, tetapi juga dapat meningkatkan kelembapan di kamar mandi. Pastikan menggantung handuk di luar kamar mandi.
Selain mengurangi peluang tumbuhnya jamur, cara ini juga menghilangkan bau apek khas lembab di kamar mandi.
Keringkan kamar mandi
Setelah mandi, jangan lupa membersihkan dan mengeringkan kamar mandi. Gosok permukaan, baik lantai maupun dinding kamar mandi dengan sikat, lalu lap seluruh permukaan kamar mandi yang basah.
Dengan menghilangkan tetesan air dari tembok dan lantai kamar mandi, kamu menghentikan jamur berkembang biak di sana.
Gunakan cat tahan air
Meski tidak dapat menghentikan pengembunan saat mandi menggunakan air hangat, kamu dapat mengurangi jamur dan lumut dengan cat khusus yang dirancang untuk kedap air.
Cat tahan air akan menghentikan jamur dan lumut tumbuh pada permukaan cat, hingga lima tahun.
Gunakan dehumidifier
Jika tidak memiliki jendela di kamar mandi, pertimbangkan menggunakan dehumidifier. Menyalakan dehumidifier setiap kali mandi akan mampu menurunkan kelembapan secara signifikan.
Pastikan tidak mengosongkan air dari dehumidifier setelah uapnya tidak kamu pakai, sehingga siap digunakan pada lain waktu saat kamu mandi.
Itulah cara mengurangi kelembapan di dalam kamar mandi, agar kamar mandi kamu tidak jamuran.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK


