Akurat

Hotel Penuh Jelang MotoGP Mandalika, Sandiaga Uno Tawarkan Glamping

| 11 Januari 2022, 08:25 WIB
Hotel Penuh Jelang MotoGP Mandalika, Sandiaga Uno Tawarkan Glamping

AKURAT.CO  Jelang MotoGP Mandalika pada 18 hingga 20 Maret 2022, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa okupansi hotel di Lombok sudah mencapai 90 persen. Data ini didapatkan oleh Sandiaga dari Asosiasi Hotel Mataram per 3 Januari 2022. 

"Pemerintah NTB memprediksi okupansi sepanjang MotogGP mencapai 100 persen," ucapnya dalam Weekly Press Briefing secara virtual, dikutip AKURAT.CO pada Senin (10/01/2022).

Pemerintah memprediksi jika MotoGP Mandalika akan menggaet  sekitar 100 ribu wisatwan. Diperkirakan 80 hingga 90 persen wisatawan  berasal dari dalam negeri alias domestik. Adapaun data per Desemebr 2021 menunjukkan jika sedikitnya terdapat 2.758 kamar tersedia.  Oleh sebab itu, Sandiaga akan terus  memprioritaskan  dan mempersiapkan berbagai akomodasi ketersediaan penginapan untuk perhelatan MotoGP Mandalika. 

“Akomodasi di Mandalika tentunya kami memprioritaskan ketersediaan akomodasi dan kami memproyeksi penonton yang berasal dari luar negeri dan domestik untuk gelaran MotoGP mencapai total 100 ribu orang,” kata Sandiaga Uno.

Pantai Kuta Mandalika Pengunjung menikmati suasana Pantai Kuta Mandalika di Desa Kuta, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Senin (21/11/2021). AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

“Kami pemerintah mendorong sarana hunian pariwisata yang dibangun oleh Kementerian PUPR termasuk homestay yang sudah ada," ujarnya. 

Lebih lanjut, Sandiaga Uno menawarkan alternatif penginapan lain untuk para wisatawan. Menurut Sandiaga, pemerintah daerah sudah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk membangun sejumlah fasilitas yang mendukung MotoGP Mandalika. 

"Selain itu, kami mendorong kolaborasi dengan Bobobox dan Eiger untuk mengakomodir penginapan," ujarnya. 

“Dengan Eiger, Pemda akan memfasilitasi kemping di kawasan Mandalika atau glamping. Untuk tenda disediakan 100 unit di kawasan camping ground tersebut dimana satu tenda bisa menampung empat orang,” jelasnya.

“Dari BoboCabin diharapkan akan ada penyediaan cabin, dan komoditas lain seperti toilet, restoran, dan representative juga kita dorong kesiapannya,” imbuh Sandiaga Uno. 

Tercatat, hingga saat ini sudah  terbangun 300 sarana hunian pariwisata atau homestay yang sedang dalam proses sertifikasi CHSE. Seperti diketahui bahwa CHSE adalah program Kemenparekraf yang berupa penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.