Kenapa Twitter Down? Adakah Terkait dengan THR Ojol Grab atau NIK KTP Penerima Bansos?

AKURAT.CO Kenapa Twitter Down? Muncul pertanyaan itu sebab pada 10 Maret 2025, platform media sosial X (sebelumnya Twitter) mengalami gangguan besar yang membuat jutaan pengguna di seluruh dunia tidak dapat mengakses layanan tersebut.
Masalah ini menimbulkan spekulasi di kalangan masyarakat Indonesia, terutama terkait dengan isu Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pengemudi ojek online (ojol) dan data NIK KTP penerima bansos atau bantuan sosial.
Artikel ini akan membahas penyebab utama gangguan Twitter serta apakah insiden ini memiliki keterkaitan dengan dua isu yang tengah menjadi perhatian publik tersebut.
Baca Juga: Presiden Prabowo Pastikan THR ASN Dibayarkan Penuh 100 Persen
1. Penyebab Utama Twitter Down
Elon Musk, pemilik platform X, mengonfirmasi bahwa gangguan ini disebabkan oleh serangan siber besar-besaran yang terorganisir.
Ia menyebutkan bahwa serangan ini melibatkan sumber daya yang sangat besar dan kemungkinan dilakukan oleh kelompok hacker profesional atau bahkan negara tertentu.
Menurut situs pemantau Downdetector, laporan gangguan mulai meningkat sejak dini hari dan terus bertambah sepanjang hari. Beberapa masalah yang dilaporkan pengguna meliputi:
- Kesulitan login
- Lambatnya pemuatan halaman
- Ketidakmampuan untuk mengunggah atau melihat postingan
Gangguan ini berbeda dari serangan harian yang biasanya dihadapi oleh Twitter karena skalanya yang jauh lebih luas dan dampaknya lebih signifikan bagi pengguna di seluruh dunia.
Baca Juga: Menaker Pastikan Hak Pekerja PT Sritex Diproses, THR Didorong Dibayar Sebelum Lebaran
2. Apakah Gangguan Ini Terkait dengan THR Ojol?
Di saat yang bersamaan, isu THR bagi pengemudi ojek online (ojol) tengah menjadi perbincangan hangat di Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa ojol layak mendapatkan THR karena kontribusi mereka yang besar terhadap layanan transportasi dan ekonomi digital.
Namun, hingga saat ini tidak ada bukti atau indikasi bahwa gangguan Twitter memiliki keterkaitan langsung dengan isu ini.
THR ojol lebih berkaitan dengan kebijakan pemerintah dan perusahaan ride-hailing, bukan dengan masalah teknis yang terjadi di Twitter.
3. Apakah Gangguan Ini Terkait dengan Data NIK KTP Penerima Bansos?
Spekulasi lain yang muncul adalah apakah gangguan ini ada hubungannya dengan data penerima bantuan sosial (bansos) yang menggunakan NIK KTP.
Sebagai informasi, pemerintah Indonesia telah mempermudah pengecekan penerima bansos melalui situs resmi Kementerian Sosial (Kemensos) dan aplikasi Cek Bansos.
Namun, tidak ditemukan laporan atau bukti yang menunjukkan bahwa serangan siber terhadap Twitter berkaitan dengan data bansos atau sistem pemerintah Indonesia.
4. Dampak Gangguan dan Cara Mengatasinya
Gangguan ini berdampak luas bagi pengguna di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Jika masih mengalami error di Twitter, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
- Periksa status layanan Twitter (X) melalui situs pemantau seperti Downdetector atau akun resmi Twitter Support.
- Bersihkan cache aplikasi Twitter atau coba akses melalui browser lain.
- Gunakan VPN atau ganti jaringan internet, karena dalam beberapa kasus, gangguan bisa terjadi akibat masalah regional.
- Tunggu hingga layanan kembali normal, karena tim teknis Twitter sedang bekerja untuk memperbaiki masalah ini.
Gangguan yang terjadi pada Twitter (X) pada 10 Maret 2025 disebabkan oleh serangan siber besar-besaran, bukan karena isu lokal seperti THR ojol atau data NIK KTP penerima bansos.
Meskipun spekulasi sering muncul dalam situasi global yang kompleks, penting bagi masyarakat untuk memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum menarik kesimpulan.
Pengguna disarankan untuk tetap tenang dan menunggu pembaruan dari Twitter mengenai pemulihan layanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 6Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag




