Akurat

Ahli Astronomi Temukan Planet 'Neraka', Suhu Lebih Panas dari lahar!

| 28 April 2021, 19:50 WIB
Ahli Astronomi Temukan Planet 'Neraka', Suhu Lebih Panas dari lahar!

AKURAT.CO, Hasil penelitian terbaru dari dunia astronomi kembali menghebohkan dunia. Kini, ahli astronomi menyatakan bahwa ada sebuah planet baru yang memiliki suhu tertinggi dan menjadi planet terpanas yang pernah ditemukan. 

Dilansir dari Cnet, planet yang diberi nama TOI-1431b ini memiliki ukuran tiga kali lebih besar dari Jupiter. Dengan ini, planet tersebut juga kini menjadi planet terbesar di tata Surya. 

Dipimpin oleh astrofisikawan Brett Addison dari Pusat Astrofisika Universitas Queensland Selatan, Toowoomba, Australia, tim astronom global menyatakan bahwa planet ini memiliki jarak yang begitu dekat dengan bintangnya sehingga hanya memiliki durasi dua setengah hari untuk berjalan pada orbitnya. Pasalnya, jarak planet ini dan bintangnya begitu dekat. 

Pertama kali ditemukan oleh Transiting Exoplanet Survey Satellite NASA, Addison kemudian melanjutkan penemuan ini dengan mengumpulkan sejumlah data menggunakan teleskop Stellar Observation Network Group. Dengan menggunakan teleskop yang ada di Kepulauan Canary tersebut, Addison ingin memastikan keberadaan planet tersebut. 

“Jenis planet yang sangat panas, yang dikenal sebagai Jupiter ultra-panas, cukup langka. Tidak ada kehidupan yang dapat bertahan di atmosfernya. Faktanya, suhu malam hari planet ini adalah terpanas kedua yang pernah diukur,” jelas Addison. 

Addison juga menyatakan bahwa suhu siang hari di planet yang terletak sekitar 490 tahun cahaya dari Bumi ini mencapai 2,7 ribu derajat Celcius. Tidak berbeda jauh, suhu pada malam harinya mencapai 2,3 ribu derajat Celcius. 

“Suhu planet ini mendekati suhu knalpot mesin roket,” lanjut Addison. 

Dengan tingkat suhu yang begitu tinggi, planet ini dinyatakan lebih panas dari titik leleh kebanyakan logam dan bahkan lebih panas dari lava cair. Selain itu, suhu siang hari planet ini juga dinyatakan lebih panas dari 40 persen bintang yang ada di galaksi Bima Sakti. 

Selain itu, planet TOI-1431b mengorbit dalam retrograde. Hal ini menunjukkan bahwa planet ini mengorbit secara miring ke titik di mana ia berputar ke arah yang berlawanan dengan bintangnya. 

“Penemuan ini memberikan peluang besar untuk mempelajari atmosfer planet-planet ini sehingga dapat memahami bagaimana mereka terbentuk dan bermigrasi,” pungkas Addison. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.