Akurat

Legenda Timnas Indonesia Atep dan Ismed Sofyan Latih 40 Bibit Pesepakbola Indonesia di Lotte Bintang Muda 2025

Endarti | 23 Oktober 2025, 18:09 WIB
Legenda Timnas Indonesia Atep dan Ismed Sofyan Latih 40 Bibit Pesepakbola Indonesia di Lotte Bintang Muda 2025
 
 
AKURAT.CO, Dua legenda Timnas Indonesia, Atep Rizal dan Ismed Sofyan menelurkan potensinya dengan menjadi pelatih untuk 40 pesepakbola muda di Lotte Bintang Muda Generasi Masa Depan 2025.
 
Atep dan Ismed Sofyan melatih langsung para pesepakbola muda ini dinG2 Soccerfield Megamendung, Bogor, Jawa Barat sejak September 2025 lalu. Keduanya memang mencoba menelurkan bakat-bakat muda dan mencetak bintang sepakbola masa depan Indonesia.
 
Program ini sendiri diselenggarakan oleh Lotte Group dan Daehong Communications Indonesia yang bertujuan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat atau komunitas di Indonesia yang dalam hal ini adalah olahraga anak muda (youth sports).
 
 
Memang Lotte sebagai grup korporat multinasional terbesar asal Korea yang didirikan tahun 1948 dan telah berkembang ke berbagai wilayah dunia, selalu berkomitmen untuk terus berkembang bersama masyarakat dalam menciptakan sebuah dunia yang lebih baik.
 
Di tahun 2025 mereka mengadakan “LOTTE Bintang Muda – Generasi Masa Depan 2025” yang diikuti oleh 40 talenta-talenta muda terbaik yang merupakan hasil seleksi dari 70 anak dari berbagai daerah yang akan digembleng oleh legenda dan pelatih sepak bola nasional yaitu Atep Rizal dan Ismed Sofyan. 
 
“Tahun ini, kami merancang kampanye dengan tema sepak bola, yang bertujuan untuk membina dan mendukung anak-anak yang bercita-cita menjadi pemain profesional. Melalui program ini, kami memberikan mereka bantuan praktis untuk mencapai impian dan harapan mereka,” jelas Lee Chulwong, representatif Daehong Communications Indonesia di Lotte Avenue, Kuningan, Jakarta, Kamis (23/10/25).
 
Sementara itu Ferdinand Pasaribu, selaku Creative Director Daehong Communications Indonesia menegaskan memang kegiatan ini bertujuan membuat olahraga lebih kreatif.
 
 
“Tim kreatif Daehong sangat senang untuk mewujudkan program Bintang Muda ini, kita bekerja solid tak hanya menjawab objektif CSR sekaligus membuat acara olah raga yang lebih kreatif dan atraktif,” ungkap Ferdinand Pasaribu.
 
Ismed Sofyan sendiri mengaku senang terlibat dalam proyek ini. Sebab dia menilai ini sebagai bentuk kontribusi dirinya untuk sepakbola Indonesia.
 
"Tentu sebagai bentuk pengabdian saya dalam dunia sepakbola. Bahwa talenta di Indonesia ini tidak pernah habis sa kita bentuk dengan pondasi yang benar," ucap Ismed Sofyan.
 
Senada dengan Ismed, Atep Rizal pun cukup kaget dengan potensi anak-anak Indonesia. Dengan diberikan kesempatan yang ada dan penambahan ilmu basic sepakbola akan menjadi pemain yang besar.
 
"Memang basic dan pondasi itu sangat penting. Terlebih memang saya lihat yang kurang hanya pengambilan keputusan saja saat di lapangan. Tapi bila kita berikan kesempatan talenta Indonesia akan melimpah," tukas Atep.
 
Nantinya, 40 anak yang lolos seleksi ini akan dibagi menjadi 4 tim yaitu Tim Macan, Tim Harimau, Tim Elang dan Tim Rajawali dimana masing-masing tim akan berjumlah 10 pemain. Coach Atep akan melatih Tim Elang dan Tim Rajawali sementara Coach Ismed akan melatih Tim Macan dan Tim Harimau.
 
Selama program para Bintang Muda akan mendapatkan pelatihan sepakbola di beberapa aspek penting untuk menjadi pesepakbola profesional seperti pelatihan fisik, pelatihan teknik, pemahaman strategi hingga pelatihan mental.
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H