FORNAS VIII NTB 2025 Dapat Banyak Apresiasi, Penggiat Olahraga Tradisional Puas dan Nyaman Bertanding
Leo Farhan | 31 Juli 2025, 16:31 WIB

AKURAT.CO, Nusa Tenggara Barat (NTB) membuktikan kapasitasnya sebagai tuan rumah dalam perhelatan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025, yang digelar di 36 venue pada tujuh kabupaten/kota sejak 26 Juli hingga 1 Agustus.
Meski baru pertama kali menjadi penyelenggara ajang multi-event tingkat nasional, berbagai pihak mengaku puas dengan penyelenggaraan, terutama dalam hal pelayanan dan kenyamanan peserta.
Pengakuan itu disampaikan sejumlah perwakilan kontingen yang ditemui di arena pertandingan olahraga tradisional, tepatnya di lingkungan Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (30/7). Ofisial dari Kontingen KORMI Kalimantan Timur, Rahmat, menilai panitia lokal berhasil memberikan pelayanan prima.
Baca Juga: FORNAS VIII 2025 Masuki Hari Kelima, NTB Tuai Pujian dan Optimistis Jadi Tuan Rumah PON 2028
"Kita puas dengan pelayanan panitia, baik dari sisi transportasi maupun konsumsi. Makanan selalu datang tepat waktu dan variasi menunya bagus," ujar Rahmat.
Senada dengan itu, Hendrik Tamher, pelatih ketapel dari Kontingen Papua Tengah, juga mengapresiasi keramahan masyarakat dan ketepatan logistik selama berada di NTB.
"Kami merasa sangat nyaman. Ini pengalaman pertama saya di FORNAS dan semuanya berjalan lancar. Makanannya enak dan tidak pernah terlambat," katanya.
Kesan positif juga disampaikan Sarah, mahasiswa Politeknik Negeri Bali yang memperkuat kontingen Papua Tengah. Ia menyebut pengalamannya di FORNAS VIII sangat menyenangkan.
Sarah tidak pernah menerima keterlambatan saat jam makan tiba. Selain itu, yang membuat mereka betah di NTB adalah lantaran suasana di sana sangat bersahabat.
"Makanan dikirim sebelum jam makan tiba, dan suasana di sini sangat bersahabat," ungkap Sarah yang sebelumnya sempat menekuni cabang angkat besi sebelum terlibat di olahraga masyarakat.
Dari sisi teknis pelaksanaan pertandingan, ofisial dari Kontingen Kalimantan Selatan, Hasan, menilai lokasi lomba untuk cabang Perkumpulan Pelestarian Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) sudah sesuai standar.
Meski sempat diguyur hujan dan menyebabkan jeda pertandingan, semangat para pegiat olahraga tidak surut. Ratusan peserta dan pendukung tetap bertahan di lokasi hingga cuaca kembali bersahabat.
Kebersamaan antar kontingen terlihat hangat, ditandai dengan tawa dan sorak penonton saat menyaksikan peserta lomba gebuk bantal terjatuh akibat pukulan yang meleset.
Di venue tersebut, sejumlah lomba olahraga tradisional digelar, seperti Gebuk Bantal, Terompa Panjang, Lari Balok, Tarik Tambang, Enggrang, Dagongan, Hadang (Gerobak Sodor), hingga Pencak Silat Tradisional. Semuanya berlangsung meriah dan disambut antusias oleh peserta maupun masyarakat sekitar.
Dengan capaian ini, NTB dinilai sukses menyelenggarakan FORNAS VIII tidak hanya secara teknis, tetapi juga dalam memberikan pengalaman emosional yang membekas bagi seluruh pegiat olahraga masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 630 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 7Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot








