Makna Lirik Lagu Hymne Guru Untuk Sambut Tanggal 25 November 2023, Bikin Haru!

AKURAT.CO Hymne Guru merupakan lagu wajib yang biasanya akan dinyanyikan pada tanggal 25 November 2023, sebagai perayaan Hari Guru Nasional.
Maka dari itu, akan ada banyak siswa yang menghafal lirik lagu Hymne Guru dan mengetahui makna dalam lagu tersebut yang memang cocok dinyanyikan bersama-sama.
Saat Hari Guru Nasional tiba, lirik lagu Hymne Guru memang sering dinyanyikan untuk menghargai jasa para guru di dunia pendidikan Indonesia.
Mengutip berbagai sumber, Selasa (21/11/2023), berikut ini makna serta lirik lagu Hymne Guru yang wajib dinyanyikan di Hari Guru Nasional.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Lagu Hari Guru Nasional 2023, Mudah Dihafal Dan Bikin Hati Tersentuh!
Makna Lagu Hymne Guru
Sartono merupakan seorang guru musik yang lahir di Madiun pada tanggal 29 Mei 1938, dan menjadi pencipta lagu Hymne Guru.
Lagu ini awalnya diciptakan untuk mengikuti kompetisi lagu tentang pendidikan yang diadakan oleh Departemen Pendidikan Nasional, atau sekarang dikenal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Untuk memperingati Hari Guru Nasional pada tanggal 25 November, presiden sudah menetapkan lagu Hymne Guru sebagai lagu wajib nasional.
Darii lirik lagu Hymne Guru, dapat dimaknai untuk mencerminkan peran penting guru dalam mendidik dan mengembangkan kecerdasan bangsa.
Hymne Guru juga menyampaikan bahwa guru tidak hanya harus memberi tahu orang lain, tetapi juga harus menyadari kesulitan belajar yang dihadapi siswanya.
Dengan menyanyikan lirik Hymne Guru, maka seluruh guru diharapkan dapat membantu siswa agar tidak takut melakukan kesalahan, memberikan nasihat, dan mendukung atau menginspirasi mereka untuk mengembangkan potensi mereka dalam membangun negara dan juga bangsa.
Lirik Lagu Hymne Guru - Sartono
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
S'bagai prasasti t'rima kasihku 'tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Pembangun insan cendekia
Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
S'bagai prasasti t'rima kasihku 'tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa
Pembangun insan cendekia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








