Akurat Logo

6 Fakta Mengerikan Di Balik Kasus Pembunuhan Film Dokumenter The Devil On Trial, Mengaku Kerasukan Setan?

Iim Halimatus Sadiyah | 19 Oktober 2023, 11:17 WIB
6 Fakta Mengerikan Di Balik Kasus Pembunuhan Film Dokumenter The Devil On Trial, Mengaku Kerasukan Setan?

AKURAT.CO Film dokumenter The Devil on Trial dari Netflix memang sudah menjadi perbincangan banyak orang karena fakta dari kisah nyata tersebut sangat mengerikan.

Pada tahun 1981, kasus The Devil on Trial menceritakan sosok pria Arne Cheyenne Johnson, yang dituduh membunuh tetangganya, Alan Bono.

Ada banyak fakta mengerikan di balik dokumenter The Devil on Trial yang menyinggung hal mistis, seperti kerasukan setan di dalam ceritanya hingga bisa membunuh seseorang.

Mengutip berbagai sumber, Kamis (19/10/2023), berikut ini sejumlah fakta mengerikan di balik kasus persidangan pembunuhan dalam film dokumenter The Devil on Trial.

Fakta The Devil on Trial

1. Persidangan dari pembunuhan terhadap Alan Bono

Kasus pembunuhan dalam persidangan bertahun-tahun silam disebut "Devil Made Me Do It" yang sudah melibatkan Arne Cheyenne Johnson.

Dia adalah seorang pria yang dituduh membunuh Alan Bono berusia 40 tahun yang diduga sebagai tetangganya sendiri.

Baca Juga: Sinopsis Lengkap Film Dokumenter The Devil On Trial Netflix, Kisah Horor Berasal Dari Kehidupan Nyata

Persidangan Arne Johnson adalah kasus pertama di Amerika Serikat di mana terdakwa membela diri dengan argumen kerasukan setan. 

Karena argumennya yang terdengar tidak masuk akal dan tidak terbukti, Arne Johnson dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat pertama.

Arne Johnson dijatuhi hukuman 10 hingga 20 tahun penjara. Namun, pada tahun 1986, dia dibebaskan setelah menjalani hukuman lima tahun.

2. Saksi dari Arne mengatakan pembunuhan tersebut kerasukan setan

Ed dan Lorraine Warren, pasangan paranormal, yang sempat bersaksi di persidangan pembunuhan bahwa Arne Johnson membunuh bukan karena kemauannya sendiri.

Baca Juga: ARMY Siap-siap, Jimin BTS Akan Rilis Film Dokumenter 'Jimin's Production Diary'

Melainkan, aksinya tersebut karena pada saat itu dia berada di bawah pengaruh setan hingga akhirnya dapat membunuh Alan Bono.

3. Kesaksian Johnson menyebut ada pengaruh roh iblis

“The Devil on Trial menceritakan peristiwa-peristiwa meresahkan yang mengarah pada pembunuhan Bono, persidangan, dan setelahnya, menggunakan kesaksian langsung dari orang-orang yang paling dekat dengan kasus tersebut, termasuk Johnson,” tulis Netflix dalam situs resminya.

Dalam film dokumenter The Devil on Trial juga sempat Arne Johnson menyebut bahwa dirinya sudah merasa diikuti oleh roh iblis jahat sejak usianya 11 tahun.

4. Salah satu kasus yang memberi kesaksian kerasuka setan sebagai pembelaan

Kasus yang terjadi dalam The Devil on Trial menjadi satu-satunya kasus hingga saat ini menggunakan argumen kerasukan setan sebagai pembelaan.

5. Kisah Arne Johnson menginspirasi film The Conjuring 3

Ed dan Lorraine Warren menceritakan kisahnya sebagai pasangan paranormal kepada Gerald Brittle, seorang penulis, untuk menulis tentang kasus pembunuhan ini. 

Ed mengatakan bahwa penulis harus membuat buku tersebut semenakutkan mungkin. karena orang suka hal-hal mistis, khususnya unsur setan.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Dokumenter Horor Dari Netflix Selain The Devil On Trial, Kisah Nyata Bikin Merinding

Akhirnya, buku dengan judul "The Devil in Connecticut" yang dirilis pada tahun 1983 menjadi inspirasi dari film The Conjuring: The Devil Made Me Do It yang dirilis pada tahun 2021 silam.

6. Kasus dari negara Amerika Serikat

Para ahli demonologi, termasuk Ed dan Lorraine Warren, sebagai paranormal terkenal turut tertarik dengan pembunuhan brutal dalam dokumenter The Devil on Trial.

Kasus pembunuhan dan persidangan tersebut terjadi di Brookfield, Connecticut, Amerika Serikat.

Itulah sejumlah fakta mengerikan dari film dokumenter The Devil on Trial dari netflix dan beberapa orang yang dijadikan saksi dalam persidangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.