Garap Kisah Pramoedya Ananta di Film Bumi Manusia, Hanung Bramantyo Menangis

AKURAT.CO Sutradara Hanung Bramantyo mengaku mendapat tantangan terberat ketika dipercaya menggarap film berjudul Bumi Manusia. Film ini diangkat dari buku karya bapak sastrawan Indonesia, Pramoedya Ananta Toer.
Seperti diketahui semasa hidup, Pramoedya tidak pernah lepas dari penjara sejak era kolonial hingga di era orde lama. Ia dipenjara karena buku yang ia tulisnya dianggap membangkang kepada pemerintah.
Hanung sendiri sempat menangis ketika mengulas kembali rekam jejak Pramoedya yang selalu dipenjara akibat menulis buku hingga dituding sebagai komunis oleh rezim orde baru.
Hanung mengaku, saat berusia 17 tahun, ia selalu bersembunyi untuk membaca buku Bumi Manusia karya Pramoedya agar tidak ditangkap polisi.
"Tantangan terberat atau menarik garap ini? Di umur 17 tahun saya baca buku ini sambil sembunyi-sembunyi karena takut ditangkap polisi," ujar Hanung saat dijumpai kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6).
Saat terpilih menjadi sutradara di film ini, Hanung menjelaskan kini semua orang sudah tidak perlu takut ditangkap polisi untuk bisa menikmati karya Pramoedya.
"Sekarang saya bersyukur kalian merayakan film ini dan ini point buat saya. Terima kasih sudah ada Iqbal dan Mawar yang bisa menghasilkan karya pak Pram. Saya nggak pernah bisa dibayangkan karya pak Pram bisa dinikmati seperti sekarang," jelasnya.
"Saya bayangin pak Pram ada di sini, karena saat dia menulis ini ia meneteskan air mata dan keringat. Pak Pram berada di dalam penjara, cerita ini muncul di depan pak Pram. Karena ada ratusan orang-orang tahanan yang ditangkap dimasukan penjara. Saya ini beneran nangis ya," imbuhnya.
Berhasil menyutradarai film Bumi Manusia, Hanung bersyukur sempat bertemu langsung dan berbincang dengan Pramoedya.
"Jadi saya bersyukur, saya menangis ini bukan akting, sutradara engga akting. Saya bertemu Pak Pram saat usia saya 20 tahun, dia bilang kamu duduk di samping saya karena telinga saya sudah engga dengar, telinga saya dihajar sama tentara," tutupnya.
Dari informasi yang himpun Iqbaal Ramadhan berperan sebagai tokoh Minke, dan Mawar Eva de Jongh sebagai tokoh Annelies sebagai tokoh utama di film Bumi Manusia yang akan tayang pada 15 Agustus mendatang.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November




