Akurat Logo

Perankan Karakter Penuh Dendam di Rambut Sewu, Taskya Namya Ungkap Batin Anak Perempuan Pertama

Nuzulul Karamah | 7 Oktober 2026, 15:15 WIB
Perankan Karakter Penuh Dendam di Rambut Sewu, Taskya Namya Ungkap Batin Anak Perempuan Pertama
Para pemain film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (6/10/2026). Nuzulul Karamah

AKURAT.CO Industri film horor Tanah Air kembali disemarakkan dengan kehadiran karya terbaru garapan sutradara Hanny R. Saputra.

Diproduksi oleh Mika Entertainment, film Rambut Sewu: Satu Langkah Getih secara resmi meluncurkan official poster, trailer, hingga dua original soundtrack (OST) yang siap melengkapi keriuhan teror di layar lebar.

​Film yang menjadwalkan penayangannya di seluruh bioskop Indonesia mulai 6 November 2026 ini membawa nuansa horor supranatural yang dipadukan dengan unsur misteri, drama, serta kental akan latar kepercayaan dan mitos Jawa.

Baca Juga: Film Horor Pengantin Iblis Tayang 29 Januari, Taskya Namya Tampil Seram, Begini Penampilannya!

​Sederet aktor papan atas dipercaya untuk menghidupkan deretan karakter utama. Di antaranya ada Wavi Zihan yang melakoni peran ganda sebagai Wulan dan Sundari, Taskya Namya sebagai Marni, Yusuf Mahardika sebagai Damar, Ruth Marini sebagai Ratih, hingga Donny Alamsyah yang memerankan tokoh Suradi.

​Melalui official trailer yang dirilis, penonton diajak menyelami lapisan cerita yang lebih mendalam.

Kisah bermula saat Wulan berpindah tempat tinggal bersama sang ibu demi pekerjaan baru di sebuah pabrik.

​Namun, rumah tua yang mereka huni rupanya menyimpan jejak masa lalu yang amat kelam. Berbagai teror tak masuk akal mulai menghampiri Wulan, hingga ia perlahan menyadari adanya keterkaitan antara dirinya dengan sejarah kelam hunian tersebut.

​Benang merah misteri ini lantas mengarah pada sosok Marni, perempuan dengan rekam jejak hidup penuh kegelapan.

Tak sekadar hadir memberikan teror visual, Marni memegang peranan vital yang menjadi fondasi konflik keluarga dalam jalinan cerita.

Baca Juga: Bangun Chemistry, Taskya Namya Sengaja Cari Foto Terganteng Bastian Steel

​Pemeran Marni, Taskya Namya, mengungkapkan bahwa dinamika karakternya sangat dipengaruhi oleh beban dan tanggung jawab sebagai anak sulung.

​“Semua yang ia lakukan tidak terlepas untuk membela keluarganya. Perubahan perilaku dan sosok Marni juga bukan hanya karena hal sepele. Semua berdasarkan dendam dan rasa sakit hati terhadap orang-orang yang melukai keluarganya,” kata Taskya di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

​Ketegangan makin memuncak saat Damar, seorang jurnalis muda, tergerak untuk menyelidiki rentetan kejadian aneh yang menimpa Wulan pasca-beredarnya sebuah rekaman viral di media sosial.

Penyelidikan Damar justru membuka satu per satu rahasia besar serta mempertemukan relasi antar-karakter pada peristiwa masa lalu yang menjadi akar konflik.

​Guna memperkuat atmosfer visual yang gelap dan realistis, Mika Entertainment turut menghadirkan dua lagu original soundtrack. Tata musiknya dirancang khusus memadukan instrumen tradisional dan lanskap audio horor modern.

​Lagu OST pertama bertajuk Hampa, yang dinyanyikan oleh Almira Andani hasil ciptaan Adi Karno.

Sementara lagu kedua bertajuk Jalan Hidup, dibawakan oleh Zakir Rasyidin serta diciptakan dan diproduseri langsung oleh musisi Badai.

​Zakir Rasyidin menyebut materi lagu Jalan Hidup memiliki korelasi emosional yang erat dengan dinamika dan pergolakan batin sang tokoh utama.

​“Lagu Jalan Hidup bercerita tentang perjalanan hidup manusia yang kadangkala ingin menyerah saat mimpi terasa jauh, bahkan berani mengambil keputusan yang salah demi kepuasan diri. Makna lagu ini hampir sama dengan cerita karakter utama di film Rambut Sewu,” ujar Zakir.

​Secara keseluruhan, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih tidak hanya menjual kejut sinematik, tetapi juga menyajikan refleksi mengenai konsekuensi atas setiap pilihan hidup yang diambil manusia melalui balutan mitos lokal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.