Sedih Anak-anaknya Jadi Korban Bullying Imbas Konflik, Sarwendah Tegas: Mereka Anak yang Baik dan Berprestasi

AKURAT.CO Dampak dari perseteruan dan gaduhnya pemberitaan yang menyeret nama Sarwendah serta Ruben Onsu rupanya berimbas serius pada kondisi psikologis buah hati mereka.
Sarwendah tak mampu menyembunyikan rasa sedih dan terpukulnya saat mendapati anak-anaknya menjadi sasaran cyberbullying hingga perundungan di lingkungan sekitar.
Sebagai seorang ibu, kekhawatiran terbesar Sarwendah sejak awal adalah jika kabar burung dan komentar negatif di media sosial sampai ke telinga anak-anaknya.
Baca Juga: Dituding Serahkan Aset Berutang ke Sarwendah, Kuasa Hukum Ruben Onsu: Itu Pilihan Dia Sendiri
Meski berusaha membatasi akses gawai, ia mengaku tak bisa mengontrol pergaulan anak di luar rumah.
"Sebenarnya kalau menanggapi anak-anak dan ketika berita ini blow up aku sangat takut anak-anak, aku takut tahu tentang berita-berita di luar sana. Aku bisa ngecekin media sosial mereka, tapi kan aku enggak bisa ngejaga teman-temannya mereka," ungkap Sarwendah saat menjadi tamu di kanal YouTube Denny Sumargo dikutip Kamis (30/7/2026).
Ketakutan mantan personel Cherrybelle itu akhirnya terbukti.
Informasi mengenai kegaduhan masalah orang dewasa tersebut sampai ke telinga anaknya dari teman-teman sekitar, bukan dari mulutnya sendiri.
"Dan ternyata ada beberapa berita yang emang udah nyampe ke Cici, bukan dari aku," tambahnya dengan nada pilu.
Hatinya kian hancur saat mengetahui anak-anaknya mendapat perlakuan tak menyenangkan, baik melalui deretan komentar jahat di media sosial maupun interaksi di lingkungan sekolah.
Tak tinggal diam, Sarwendah langsung pasang badan dan memberikan pasang pembelaan tegas terhadap isu-isu miring yang mendiskreditkan anaknya.
"Satu hal yang aku mau klarifikasi dengan benar di sini adalah anak-anak aku itu anak-anak yang baik, anak-anak yang sangat sopan, berprestasi," tegasnya.
Sarwendah juga menyinggung salah satu rumor liar yang menyebut salah satu buah hatinya sudah paham istilah "pencitraan."
Begitu mendengar kabar tersebut, ia yang cemas langsung mengonfirmasi kepada pengasuh sang anak untuk memastikan kebenarannya.
"Ketika aku dengar berita itu, aku langsung telepon. 'Ya, Sus. Emang Nia tahu pencitraan apa? Nia tahu pencitraan apa itu? Baru pertama kali dengar,'" ujarnya menirukan percakapan tersebut.
Baca Juga: Sebut Kenangan Rumah Cilandak Bukan Aib, Pihak Sarwendah Peringatkan Dampak Psikologis Anak
Kejadian ini menjadi bukti nyata bagaimana dampak perselisihan orang dewasa bisa melukai anak-anak yang tidak tahu apa-apa.
Sarwendah berharap agar masalah ini bisa segera mereda dan selesai dengan baik, sehingga anak-anaknya tak lagi menjadi korban dari situasi yang sama sekali tidak mereka ciptakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








