Rossa Ingatkan Netizen: Menjelekkan Orang di Media Sosial Bukan Hal Normal!

AKURAT.CO, Penyanyi papan atas Rossa mengambil langkah tegas terhadap fenomena fitnah di jagat maya.
Merasa gerah dengan hoaks yang menyebut dirinya melakukan operasi plastik, pelantun lagu Terlalu Cinta ini resmi melaporkan puluhan akun media sosial ke Bareskrim Polri pada Jumat (17/4/2026).
Langkah hukum ini diambil Rossa bukan semata-mata karena urusan pribadi. Dia mengaku tindakan ini merupakan bentuk keresahan kolektif para pekerja seni yang kerap menjadi sasaran empuk komentar jahat.
Baca Juga: Berantas Hoax, Rossa Resmi Polisikan Sejumlah Akun Medsos
Dalam keterangannya di Mabes Polri, Rossa mengungkapkan bahwa dirinya sering berdiskusi dengan rekan sesama musisi seperti Bunga Citra Lestari (BCL) dan Maia Estianty mengenai perundungan digital yang mereka alami.
"Betul, jadi aku ngobrol sama temen-temen aku, kayak sama Unge (BCL), sama Maia gitu. Kita ngobrol, 'wah gue juga sering nih Ca digini-gini, gue dibilangnya gini-gini' dan dijadikan benar, sehingga masyarakat kan percaya," curhat Rossa.
Kondisi inilah yang memicu keberanian Rossa untuk membawa masalah ini ke ranah hukum. Dia berharap langkahnya bisa memutus rantai normalisasi fitnah di media sosial.
"Nah aku bilang, 'oke kalau gitu izin ya, aku doain juga mudah-mudahan ini bisa jadi bermanfaat' supaya orang itu tidak semena-menalah. Dan memiliki etika, memiliki rasa tanggung jawab ketika mencatut nama orang lain," tambahnya.
Rossa menekankan bahwa kebebasan berpendapat di media sosial bukan berarti bebas merusak nama baik orang lain.
Dia merasa perlu mengingatkan publik bahwa etika tetap harus dijunjung tinggi di dunia digital.
"Jangan sampai hal-hal seperti ini menjadi normal. Bahwa menjelekkan orang itu, 'ya enggak apa-apa, ini kan sosmed saya,' tapi kan yang dipakai nama orang lain," tegas Rossa.
Kuasa hukum Rossa, Ikhsan Tualeka, menambahkan bahwa reputasi seorang artis adalah aset yang dibangun dengan kerja keras selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Kocak! Rossa Sampai Kebawa Pulang HP Penggemar
Menurutnya, tindakan tegas ini penting untuk memberikan perlindungan jangka panjang bagi para pekerja seni di Indonesia.
"Ini penting agar teman-teman, rekan-rekan beliau sesama artis, sesama pekerja seni, tidak mengalami situasi yang sama di waktu-waktu mendatang. Kita berharap ini menjadi pembelajaran buat kita semua," pungkas Ikhsan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







