Kaget Suami Terjerat Penipuan, Boiyen Tegaskan Tak Terlibat, Pilih Ambil Jarak

AKURAT.CO Di tengah kemelut rumah tangganya, komedian Boiyen atau yang akrab disapa Mbak Yeni, membawa kabar mengejutkan.
Dia mengaku sangat terpukul mendengar kabar suaminya, Rully Anggi Akbar (RAA), terjerat dugaan kasus penipuan dan penggelapan. Hal ini semakin memperkeruh suasana proses perceraian yang tengah berjalan di Pengadilan Agama Tigaraksa.
Baca Juga: Suami Boiyen Kabur dari Masalah Investasi? Sudah Itikad Baik Sejak 2024
Kuasa hukum Boiyen, Anselmus Mallofiks, mengungkapkan bahwa kliennya benar-benar buta akan urusan hukum yang menimpa sang suami.
"Kondisi sekarang memang kaget ya, apalagi dengan kondisi terakhir ini dari pihak tergugat," ujar Anselmus pada Selasa (3/2/2026).
Munculnya kasus ini sempat memicu spekulasi mengenai keterlibatan Boiyen. Namun, pihak kuasa hukum dengan tegas membantah anggapan bahwa Boiyen mengetahui atau ikut campur dalam urusan bisnis suaminya.
Buruknya pola komunikasi di dalam rumah tangga disebut menjadi alasan mengapa informasi ini tidak sampai ke telinga Boiyen.
"Klien kami, Mbak Yeni, itu sama sekali tidak mengetahui. posisi kliennya. Jadi itu sangat tidak benar," ucapnya.
Komunikasi yang Terputus dan Dampak Psikologis
Ketidaktahuan Boiyen mengenai laporan polisi terhadap suaminya menjadi bukti nyata bahwa hubungan pasangan ini memang sudah berada di titik nadir.
"Komunikasi mereka masih belum terlalu baguslah," ungkap Anselmus.
Dampak dari pemberitaan miring dan kasus hukum sang suami diakui memberikan beban mental tersendiri bagi sang komedian. Saat ditanya mengenai kondisi psikologis Boiyen, Anselmus mengonfirmasi adanya guncangan tersebut.
Baca Juga: Meninggal Dunia Tertabrak Kereta, Boiyen Kenang Almarhum Kakaknya
Meski masih berstatus sebagai istri, Boiyen memutuskan untuk tidak ingin terseret lebih jauh ke dalam pusaran kasus hukum RAA. Fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan proses hukum perceraian mereka.
"Klien kami juga tidak akan mencampuri hal tersebut ya," jelas Anselmus menutup pembicaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








