Terseret Kasus Hukum, Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Tayangkan Mens Rea di Netflix

AKURAT.CO Komika senior Pandji Pragiwaksono akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusannya merilis pertunjukan spesial bertajuk Mens Rea di platform global Netflix.
Meski penayangan tersebut memicu pro dan kontra hingga berujung pada laporan polisi, Pandji menegaskan bahwa niat utamanya adalah untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Baca Juga: Materi Kelola Tambang di Mens Rea Pandji Pragiwaksono Merendahkan NU dan Muhammadiyah
Pandji juga mengungkapkan salah satu materi yang dianggap menyinggung suku Toraja, Pandji menyebut bahwa pemilihan platform streaming internasional tersebut adalah langkah strategis sebagai seorang seniman.
"Ya karena sebagai seorang komika, saya inginnya tentu bisa menghibur seluas-luasnya orang," kata Pandji usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri pada Senin (2/2/2026).
Baginya, platform digital seperti Netflix adalah sarana efektif agar karya komedi Tanah Air bisa dinikmati oleh masyarakat secara masif tanpa sekat geografis.
"Jadi ketika ada kesempatan untuk menghibur masyarakat luas lewat apapun itu, termasuk dalam hal ini Netflix, ya tentu saya akan ambil opsinya. Biar yang lain terhibur. Masyarakat butuh dihibur," tutur Pandji.
Terkait gelombang kritik dan polemik yang menyelimuti Mens Rea, Pandji mengaku sudah memperkirakan akan adanya reaksi dari penonton. Namun, dirinya tak menyangka jika respons yang muncul justru berujung pada perdebatan hukum dan penolakan dari sebagian kelompok.
"Kalau akan menimbulkan respons sih tentu sudah diperkirakan. Tapi saya memperkirakannya responsnya adalah respons terhibur," ujar Pandji.
Kendati demikian, Pandji memilih untuk tetap tenang dan menghargai setiap opini yang berkembang di masyarakat, baik yang mendukung maupun yang menghujat karyanya.
"Bahwa pada akhirnya seperti ini, ya saya terima saja dan memang mungkin itu wajar. Siapapun boleh punya pendapat terhadap karya saya," imbuhnya.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Minta Maaf ke Masyarakat Toraja atas Candaan Lama yang Menyinggung
Karier Pandji saat ini sedang diuji dengan dua permasalahan hukum sekaligus. Selain pemeriksaan di Bareskrim terkait isu suku Toraja, dia juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah pada Rabu (7/1/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







