Paspor Distaples Petugas, Patricia Gouw Gagal Berangkat ke Eropa, Curhat Ribetnya Urus Penggantian
AKURAT.CO, Model dan presenter Patricia Gouw tengah menghadapi kejadian tak menyenangkan terkait dokumen perjalanannya.
Rencana keberangkatannya ke Eropa harus tertunda karena paspor miliknya dianggap rusak, padahal kerusakan itu bukan disebabkan oleh kelalaiannya sendiri.
Baca Juga: Alami Kerugian Rp2 Miliar, Patricia Gouw Ingin Polisi Usut KSP Indosurya
Melalui unggahan di Instagram Story pada Senin, 20 Oktober 2025, Patricia meluapkan kekesalannya terhadap petugas imigrasi yang disebut telah menstaples paspornya.
Akibat tindakan itu, paspornya kini tak bisa digunakan untuk mengurus visa ke Eropa.
“Sumpahhh pagi-pagi udah dibikin kesel! Yang staples orang @ditjen_imigrasi di bandara! Sekarang mau bikin visa Eropa enggak diterima karena ada bekas staples!” tulis Patricia di Instagram-nya, Senin (20/10/2025).
Perempuan 35 tahun yang akrab disapa Patgouw itu mengaku kaget setelah mengetahui bahwa paspor dengan bekas staples dikategorikan sebagai rusak. Kondisi tersebut membuat dokumen tersebut tidak sah digunakan untuk pengajuan visa maupun perjalanan ke luar negeri.
Kekecewaan Patricia semakin bertambah ketika harus menghadapi proses penggantian paspor yang rumit dan memakan waktu. Ia menuturkan bahwa dirinya wajib membayar denda serta mengantre untuk mendapatkan jadwal pembuatan paspor baru.
“Mau bikin paspor baru didenda, ngantre slot per hari cuma 10. Apalagi paspor bekas TKW, aku harus urus sampai dua bulan,” ungkapnya kesal.
Baca Juga: 7 Potret Gaya Outfit Patricia Gouw yang Selalu Tampil Keren
Tim Patricia juga mengonfirmasi bahwa paspor tersebut tidak bisa lagi dipakai untuk pengajuan visa. Akibatnya, seluruh agenda perjalanan dan rencana kerja di Eropa pun terpaksa ditunda.
Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 8 Tahun 2014, paspor yang mengalami kerusakan seperti sobek, terlipat, berlubang, basah, atau memiliki bekas staples dianggap tidak sah dan wajib diganti.
Pemegang paspor yang rusak dapat dikenakan denda administratif sebesar Rp500 ribu saat mengajukan penggantian dokumen baru.
Hingga kini, Direktorat Jenderal Imigrasi belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh Patricia Gouw di media sosial.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








