Dapat Royalti Cuma Ratusan Ribu, Ari Lasso: Ya Terima Kasih, Tapi?

AKURAT.CO Musisi Ari Lasso kembali mengunggah bukti royalti yang dia terima dari Wahana Musik Indonesia (WAMI).
Jika sebelumnya ada kesalahan menampilkan data transaksi ke pencipta lagu lain, kini Ari Lasso sudah mendapatkan jawaban soal hasil akhir dari royalti yang diterimanya.
Baca Juga: Pisah Sejak Februari, Ini Alasan Ari Lasso Tutupi Perceraiannya
Dalam dokumen yang diunggahnya, terlihat bahwa pembayaran yang diterima oleh Ari Lasso hanya sebesar Rp497.300 setelah dipotong pajak.
"Saya tetap bersyukur mendapat berkat yang ternyata malah lebih kecil, yaitu Rp497 ribu. Terima kasih, ini bukti Anda bekerja. Dan Anda juga meminta maaf, saya maafkan," tulis Ari Lasso dikutip dari Instagram pribadinya, Selasa (19/8/2025).
Namun pelantun lagu Hampa itu tetap mempertanyakan mengapa besaran royaltinya lebih kecil dibandingkan dengan seseorang bernama Muthoillah Rizal Affandi yang sempat salah kirim kepadanya.
"Tapi esensi masalah ini tetap belum terjawab. Rumus apa yang membuat royalti saya makin kecil dari Pak Mutholah?" tegasnya dalam keterangan unggahan.
Untuk itu, Ari Lasso pun kembali menegaskan dan menyerukan untuk WAMI melakukan audit terbuka.
"Saya dengan kesadaran penuh tanpa amarah, (nothing personal) dan teman-teman ingin mendapat sosialisasi teknik rumus hitung Anda. Tentunya setelah kami sebagai warga negara yang tertib membayar kewajiban," katanya.
Baca Juga: Dapat Kiriman Hadiah Ulang Tahun dari Prabowo, Ari Lasso: Terima Kasih, Kuenya Luar Biasa Besar!
Puncaknya, Ari Lasso menutup unggahannya dengan kalimat yang menyiratkan betapa dalamnya kekecewaan yang dia rasakan terhadap sistem pengelolaan royalti saat ini.
"Lebih baik saya lapar, daripada memakan napas atau hidupmu," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







