Masuk Tahun Ketiga, Vidi Aldiano Kini Jadi Pejuang Kanker

AKURAT.CO Musisi terkenal Vidi Aldiano memberikan berita yang tidak menyenangkan mengenai situasi kesehatannya.
Baru-baru ini Vidi Aldiano berbicara terbuka tentang perkembangan kankernya yang telah menyebar ke beberapa bagian tubuhnya dan sekarang harus menjalani perawatan rutin setiap tiga minggu.
Melalui akun Instagram pribadinya Vidi Aldiano membagikan pengalaman mengenai perjuangannya melawan kanker selama tiga tahun terakhir, dimulai pada tahun 2019 ketika ia pertama kali didiagnosis dengan kanker ginjal. Vidi Aldiano juga telah menjalani operasi di Singapura sebagai bagian dari perawatan awalnya.
Baca Juga: Mengenal Kanker Ginjal, Penyakit Yang Diidap Vidi Aldiano
Dalam foto yang diunggah, Vidi Aldiano terlihat tersenyum meskipun sedang menjalani perawatan dengan selang infus yang terpasang di lengan. Selama proses perawatan, ia mendapat dukungan dari ibunya, Besbarini, dan merujuk pada proses tersebut sebagai "spa day".
"Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue akhirnya punya appointment spa day ini tiap 3 minggu. Seiring waktu berjalan, I learn to make peace with my condition and be grateful for whatever God has given me throughout these years." tulis Vidi Aldiano di akun Instagram pada Senin (18/9/2023).
Baca Juga: Kankernya Sudah Menyebar, Vidi Aldiano : Gua Harus Tetap Berkarya
Mengutip WebMD, kanker ginjal merupakan penyakit saat sel-sel ginjal menjadi ganas (kanker) karena tumbuh di luar kendali dan membentuk benjolan. Biasanya terjadi pada salah satu ginjal.
Di awal pertumbuhan sel kanker, kanker ginjal sebagian besar tak bergejala hingga akhirnya sel kanker tumbuh lebih besar.
Ada sejumlah gejala kanker ginjal yang bisa Anda waspadai antara lain:
-
Urine berwarna merah muda karena mengandung darah.
-
Teraba benjolan di area pinggang ke arah belakang.
-
Hilang nafsu makan secara tiba-tiba.
-
Rasa nyeri pada pinggang yang tak reda dalam waktu lama.
-
Demam yang berlangsung selama dua minggu lebih tanpa ada infeksi tenggorokan atau flu.
-
Sering kelelahan tanpa sebab.
-
Bengkak di pergelangan kaki.
(Ridho Hatmanto)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







