Baim Wong dan Paula Verhoeven Akan Diperiksa Kembali Kamis Pekan Ini

AKURAT.CO, Konten prank KDRT yang dilakukan Baim Wong tak hanya menyeret dirinya. Namun juga orang-orang yang berada didekatnya termasuk kameramennya.
Polisi memanggil 3 saksi antaranya 2 juru kameramen serta driver Baim Wong untuk memberikan keterangan pada hari ini, Selasa (11/10). Namun, hanya satu juru kameramen yang memenuhi panggilan tersebut.
"Dari kasus BW yang pertama, yang disangkakan UU 220 KUHP, yang pertama dilaporkan tadi kita sudah memeriksa untuk kameramen. Kameramennya satu orang sudah memberikan keterangan jelas dengan pertanyaan-pertanyaan yang sudah diberikan," ujar AKP Nurma Dewi saat ditemui awak media di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (11/0).
"Kemudian yang untuk dua orang, kameramen satu dan driver masih kita menunggu, hari ini yang datang hanya satu, yang dua nanti dijadwalkan kembali mudah-mudahan besok bisa hadir dan bisa memberikan keterangan yang kita butuhkan dari berkas perkara," sambungnya.
Nurma menyebut pemeriksaan dilakukan selama kurang lebih 2 jam dengan setidaknya diajukan 25 pertanyaan.
"Kurang lebih 25 pertabyaan kemudian yang jelas sudah dijawab semua dari pertanyaan yang diajukan. Tadi jam 1 lebih kurang pemeriksaan selama 2 jam," paparnya.
Nurma juga menjelaskan, Baim Wong dan Paula Verhoeven akan kembali diperiksa terkait konten prank KDRT untuk laporan yang kedua.
"Jadi untuk BW dan P kita jadwalkan untuk kasus yang kedua, kasus yang UU ITE, untuk yang melapor saudari M, sudah dijadwalkan oleh penyidik mudah-mudahan bisa hadir ke Polres Jaksel," katanya.
Seperti diketahui, Baim dan Paula telah diiperiksa selama kurang lebih 3 jam pada hari Jum'at 7 Oktober 2022. Baim Wong ungkap konten KDRT yang dibuatnya untuk edukasi.
"Sesimpel itu ternyata jawaban polisinya. Dia itu tidak menjadikan itu adalah bahan viral ketika paula melapor. Malah dia bilang, lebih baik didamaikan, takut menajdi viral," ujar Baim Wong kepada awak media usai diperiksa di Polres Metro Jakarta Selatan.
Baim menyebut sudah mengenal sosok polisi yang ditemuinya di Polsek Kebayoran Lama.
"Memang seperti kelihatannya. Mau mengedukasi. Kalau mau dibilang prank, terserah. Saya uda kenal dengan polseknya," tutupnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




