Tangisan Betrand Putra Onsu Belum Siap Kehilangan Ruben Onsu dan Sarwendah

AKURAT.CO, Betrand Peto Putra Onsu tak kuasa menahan tangis saat mengingat penyakit yang dialami oleh sang ayah, Ruben Onsu.
Betrand bahkan berharap bahwa rasa sakit yang dirasakan Ruben bisa dibagi kepadanya.
View this post on Instagram
"Aku selalu bilang sama Tuhan, Tuhan kalau memang sakitnya bisa dibagi aku mau ikut," ujar Bertrand dikutip dari akun instagram @rumpi_gosip, Selasa (9/8).
Pria 17 tahun itu juga mengungkapkan tak pernah terbayangkan bagamana perasaannya dan adik-adiknya saat ditinggal oleh Ruben Onsu dan Sarwendah.
"Tapi Onyo mikir juga buat adik-adik kalau enggak ada ayah bunda cuman ada kita bertiga kita bisa apa? selalu bilang gitu sih uncle maksudnya enggak mau untuk kehilangan ayah bunda," tuturnya.
Seperti diketahui, Ruben Onsu menderita Empty Sella Syndrome. Saat melakukan pengobatan di Singapura, dirinya juga baru mengetahui bahwa ada penyempitan pada sumsum tulang belakangnya.
"Akhirnya kemarin ada yang dikasih tahu sama dokter adanya penyempitan sumsum tulang belakang, di mana darahnya kegencet gitu (produksi darah) jadi kayak kesumbat," ujar Ruben Onsu dikutip dari chanel youtube Trans TV Official.
Akibat penyakit tersebut membuat suami Sarwendah itu harus menjalani transfusi darah setiap bulannya.
"Jadi dia tidak berproduksi, sementara gue kan juga ada sakit yang fokus ke bagian otak, jadi darahnya tetap menang di otak karena dia nyerapnya lebih banyak," tuturnya.
Melihat sahabatnya kesakitan, Ayu Ting Ting mencoba menanyakan kondisi Ruben usai menjalani pengobatan di Singapura.
"Sama aja Yu gue, masih berkurang juga di sana (darahnya), makanya pas di sana dapet darah lagi. Jadi sekarang kayak orang dapet darah, segar lagi," jawabnya.
Ruben juga menjelaskan dalam pengobatannya di Singapura, Ia berfokus pada dokter spesialis darah.
"Jadi fokus ke spesialis darah. Kenapa darahnya selalu berkurang, kenapa gue butuh transfusi terus, itu yang ditelaah sebenarnya," ungkapnya.
Ayah tiga anak itu harus menjalani endoskopi untuk mengetahui penyebab darahnya selalu berkurang.
"Pas pemeriksaan akhirnya dilakukan endoskopi, dimasukin selang ke mulut," ucapnya.
"Jordi kan nggak bisa masuk, pas masuk ruang endoskopi kan gue sendirian, ya udah jadi berteman sama susternya, ngobrol, dia nenangin," katanya melanjutkan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok




