Akurat Logo

Hoaks, Kabar Eminem Meninggal Dibunuh Warganet

Khaerul S | 19 Agustus 2020, 17:44 WIB
Hoaks, Kabar Eminem Meninggal Dibunuh Warganet

AKURAT.CO Dunia musik tengah dihebohkan dengan kabar meninggalnya rapper Eminem. Bahkan tagar #RIPEminem pun menjadi trending topic pada Selasa (18/8) malam.

Namun, kabar tersebut ternyata hanlah bualan belaka alias hoax. Ya, kehebohan ini terjadi usaipemilik akun Twitter bernama @LEVICUMSOCK mengaku telah membunuh sang rapper.

Namun, cuitan itu kini sudah menghilang dari jagat maya. Bahkan akun warganet tersebut kini sudah dikunci, diiduga karena mendapat kecaman dari warganet lainnya. 

"Gue udah ngebunuh Eminem," tulis pemilik akun Twitter bernama @LEVICUMSOCK. 

"Bro, aku pikir Eminem benar-benar meninggal karena ini 2020 dan apa saja bisa terjadi namun kalian sudah kelewatan," tulisnya sambil menyertakan #ripeminem.

Pengguna Twitter sontak berkabung dan meramaikan jagat maya denga tagar #RIPEminem sehingga jadi trending.

Dalam beberapa cuitan, Eminem disebut meninggal pada RAbu (18/8) dalam usia 47 tahun.

Melansir dari Mirror, pemilik nama asli Marshall Bruce Mathers III itu diketahui masih hidup dan baik-baik saja.

Ia baru saja merayakan 12 tahun tanpa narkoba yang hampir merenggut nyawanya beberapa kali.

Seperti diketahui, ini bukan pertama kalinya Eminem dirumorkan meninggal dunia.

View this post on Instagram

A post shared by Marshall Mathers (@eminem) on


Pada April lalu, Eminem baru saja merayakan 12 tahun dirinya tanpa ketergantungan narkoba.

Ia mengunggah foto yang memperlihatkan koin "penghargaan" AA (Alcoholics Anonymous) di akun Instagram pribadinya.

"Bersihkan selusin, di buku-buku! Saya tidak takut," tulis Eminem.

Koin "penghargaan" tersebut merupakan simbol yang diberikan kepada seseorang karena mampu melewati serangkaian program untuk lepas dari ketergantungan alkohol atau narkoba

Eminem mengalami ketergantungan terhadap Vicodin, Xanax, hingga Valium pada awal 2002 hingga 2008.

Eminem bahkan mampu menenggak 60 Valium dan 30 Vicodin dalam sehari.

Pada 2007 ia sempat overdosis Methadone hingga nyaris meninggal dunia setelah dua jam sekarat.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A