Idap Kanker Ovarium, Feby Febiola Ungkap Alasan Jalani Kemoterapi Meski Sudah Lakukan Operasi

AKURAT.CO, Feby Febiola divonis Kanker Ovarium stadium 1 C. Kanker itu diperoleh dari tumor di rahimnya.
Feby sendiri telah melakukan operasi pengangkatan tumor yang ada pada kanker Ovarium pada Mei lalu. Meski telah melakukan operasi, Feby memutuskan menjalani Kemoterapi.
"Sakitnya itu kanker ovarium satu. Tapi asal daripada kanker itu adalah tumor. Dan tumor itu sudah diangkat,” kata Feby Febiola dalam sesi tanya jawab dalam fitur Instagram Stories, pada Rabu (22/7).
Artis yang sempat mendapat sebutan 'Tante Amerika' dalam sinetron Tersanjung itu menjelaskan dirinya memilih melakukan Kemoterapi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Pokoknya untuk jaga-jaga supaya sel kankernya tidak ke mana-mana," ungkap Feby.
Setelah berdiskusi terkait metode pengobatan yang tepat, kepada Feby, dokter memberi pilihan melakukan kemoterapi untuk melawan sel-sel kanker tersebut.
Istri Franky Sihombing itu mantap memilih Kemoterapi karena tak ingin sel kanker yang ada dalam tubuhnya menyebar.
"Sebenarnya dikasih option sama dokter mau kemoterapi atau tidak. Aku memilih kemoterapi, mumpung aku masih sehat, dan untuk jaga-jaga ke depannya supaya jangan ada apa-apa lagi yang lebih parah," jelas artis berusia 42 tahun itu.
Feby Febiola diketahui harus menjalani enam sesi kemoterapi. Setelah enam sesi kemoterapi selesai, Feby tetap harus rutin memeriksa kondisinya ke rumah sakit enam bulan sekali.
Hal ini dilakukan agar kanker ovariumnya tetap terkontrol.
Feby mengetahui dirinya mengidap kanker ovarium stadium 1 C saat pergi ke ginekolog atau dokter kandungan. Saat itu, ditemukan tumor yang berasal dari dari endometriosis yang terlalu lama dibiarkan.
"Jadi tumor itu, yang akhirnya menghasilkan sel kanker itu, tadinya dari endometriosis yang kelamaan dibiarin," jelas Feby.
Oleh sebab itu, Feby menyarankan semua wanita untuk rajin melakukan cek mninimal tujuh bulan sekali.
Menurut laman Alodokter, endometriosis adalah kondisi pada saat jaringan yang membentuk lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan yang disebut endometrium itu dapat tumbuh di indung telur, usus, tuba falopi (saluran telur), vagina, atau di rektum (bagian akhir usus yang terhubung ke anus).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai



