AKURAT.CO Aktor sekaligus Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedy Mizwar memiliki pesan khusus kepada para selebritis yang tahun depan berlomba memperebutkan kursi dewan legislatif.
Keterlibatannya di dunia hiburan membuatnya ingin agar para aktor atau artis yang terpilih bisa menaungi opini masyarakat dan membuat regulasi tentang perfilman lantaran menurutnya hingga kini belum ada kebijakan yang dijadikan acuan untuk perfilman tanah air.
"Ya, artis khususnya artis film, saya kira di beberapa tahun terakhir ini tidak ada regulasi yang jelas di perfilman, atau memang lima-enam tahun belakangan ini tidak ada tokoh film yang hadir untuk memperjuangkan regulasi," katanya saat ditemui usai gala premiere FTV 'Lubang Tikus' di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (21/8).
Pria 63 tahun itu mengatakan bahwa perfilman di Indonesia perlu adanya regulasi karena saat ini masyarakat mulai sadar untuk beramai-ramai menonton film di bioskop.
"Film perlu diregulasi karena bioskop bertambah banyak, begitu pula saya lihat scene-scene bertambah tapi belum ada satupun aturan yang mengatur. Sejauh ini hanya mengacu pada Undang-undang tahun 2009. Tap itu belum ada regulasi di bidang perfilman. Bahkan menjalankan Undang-Undang di perfilman sendiri pun belum dilakukan dengan seoptimal mungkin," tambahnya.
Ia berharap nantinya jika adanya regulasi baru harus dijalankan dengan benar. Selain itu, ia berpesan agar para selebritis yang ikut caleg tidak lupa untuk terus berkarya.
"Ya berkarya," ujar ayah dua anak itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai





