AKURAT.CO, Nana Mirdad menuangkan kekesalannya pada salah satu aplikasi ojek online yang menyediakan fitur Paylater.
Baca Juga: Begini Rahasia Nana Mirdad dan Andrew White Jaga Keharmonisan Rumah Tangga
Berawal saat dirinya yang menggunakan fitur Paylater tersebut, namun Nana merasa tak nyaman karena cara penagihannya yang cukup bikin naik darah.
"Aduh GoPayLater ini paling tidak menyenangkan deh. Tagihan buat tanggal 1 tapi tanggal 1 sudah selalu ditelepon tidak ada habisnya, kayak kita sudah terlambat bayar seminggu," kata Nana Mirdad dalam unggahan Story Instagram-nya, Sabtu (3/5/2025).
"Setelah dibayar pun, sudah dikenakan biaya keterlambatan satu hari sebanyak Rp50 ribu (denda termahal menurutku sih untuk satu hari), tetap aja di-WA (Whatsapp) begini," tambahnya.
Kakak kandung Naysilla Mirdad itu pun bingung sebab dirinya sudah membayar meski ada keterlambatan satu hari.
"Bingung ini nagih H+1 atau dendam pribadi? Padahal sudah bayar loh. Kok bisa ya yang nagih enggak tahu dan segininya? Mungkin sudah saatnya sistem update dan prioritaskan training karyawan," ucapnya.
Teror terus dialami Nana Mirdad hingga sore hari. Dia lalu mengaku tak akan lagi menggunakan sistem paylater dari ojek online tersebut.
"Jadi ya awalnya berterima kasih sama Gojek. Tapi setiap bulan kok ngerasa penagihnya lebay banget. Sempat cari cara mau non-aktifin di apps tapi enggak bisa," imbuhnya.
"Kali ini sampai di-WA, ganggu banget. Akhirnya baru tahu dari kalian kalau ini memang adalah bentuk pinjol legal dan bahayanya mereka legal, jadi betul-betul punya link untuk bikin data kita jelek di BI (Bank Indonesia). OMG," tambahnya.
Baca Juga: 15 Tahun Menikah, 7 Potret Romantis Nana Mirdad dan Andrew White
Nana pun mengingatkan para pengikutnya di Instagram agar tak tergiur dengan fitur tersebut.
"Bayangin enggak, kalau yang nagih modelan begini, pasti pelapor ke BI juga berantakan, seenaknya, sesuka hatinya. Duar!! Bye.. Enggak deh," kata Nana Mirdad.
"Please, kalian pikir dua kali untuk pakai fitur ini di Gojek ya. Daripada diancam-ancam. Banyak banget yang DM (direct message) aku soalnya, diperlakukan sama," pungkasnya.
Setelah menerima kritikan pedas itu, penagih yang sebelumnya menghubungi Nana Mirdad mendadak menghapus seluruh pesannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









