Akurat Logo

Alasan Felicya Angelista Tidak Lahirkan Anak Kedua Secara Normal

Sri Agustina | 22 Desember 2022, 22:56 WIB
Alasan Felicya Angelista Tidak Lahirkan Anak Kedua Secara Normal

AKURAT.CO Kebahagiaan masih menyelimuti pasangan Felicya Angelista dan Caesar Hito yang baru dikarunia putri kedua pada Selasa (20/12/2022).

Felicya menjelaskan mengapa dirinya kembali melahirkan anak kedua secara sesar. Hal itu berkaitan dengan kelahiran putri pertamanya yang berjarak tidak terlalu jauh.

"Masuk rumah sakit dari tanggal 19, terus tanggal 20 lahiran, caesar eracs karena jaraknya cuma setahun sama Bibble," ujar Felicya saat jumpa pers di RSIA Bina Medika, Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis (22/12/2022).

"Jadi, aku enggak bisa lahiran normal. Kecuali kalau jarak lumayan lama bisa normal walaupun sudah pernah sesar," tambahnya.

Menunggu proses persalinannya, Felicya yang akrab disapa Feli mengaku kesulitan tidur, ia bahkan memilih untuk melakukan rutinitas lain.

"Iya, aku sampai enggak bisa tidur semaleman, aku malah beres-beres. Mau nonton juga enggak bisa, enggak tahu kenapa, enggak bisa tidur aja," jelasnya.

Artis berusia 28 tahun itu mengaku sempat tidak merasa takut saat akan menghadapi proses persalinan. Namun hal berbeda dirasakan Felicya saat sudah berbaring di meja operasi.

"Kayak berasa semutan dari ujung kaki sama tangan. Tapi dibilang deg-degan juga enggak, emang enggak bisa tidur aja," ungkapnya 

"Giliran sudah di meja operasi baru deg-degan. Duh ini deg-degan karena grogi apa karena kurang tidur ya," sambung Felicya bercerita.

Putri kedua Felicya Angelista dan Caesar Hito diberi nama Zefanya Graneth Emmanuela. Hito sebelumnya menceritakan perihal nama yang didapatkan Felicya melalui mimpi.

Felicya Angelista dan Caesar Hito menikah pada Januari 2021 lalu, keduanya dikaruniai anak pertama yang bernama Graziella Bible Emmanuela.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.