Marissa Haque Sebut Pemerintah Blunder Soal Regulasi Sertifikasi Halal

AKURAT.CO, Jarang muncul di televisi, Marissa Haque tidak lantas berhenti beraktivitas. Selain menjadi bagian dari Partai Amanat Nasional, Marissa juga tengah aktif menjadi salah satu public speaker dan aktivis Halal Management dan Islamic Lifestyle.
Hari ini, Marissa mengunggah kerisaunnya soal regulasi halal di tanah air. Marissa lewat akun resminya, @marissahaque membandingkan Indonesia dengan Saudi Arabia yang telah lebih dulu ketat dalam menerapkan syariat halal.
"Memang berpenduduk Muslim paling banyak persentasinya di dunia, tapi di Indonesia, baru pada tahun 2014 lalu NEGARA hadir sebagai penjamin produk halal yang dikonsumsi oleh warganegaranya," tulis Marissa Haque Sdi Instagram pada Senin (10/8).
Dalam tulisan selanjutnya, perempuan bergelar doktor tersebut menganggap blunder kebijakan Pemerintah yang mengambil alih sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Majelis Ulama Indonesia selalu menjadi perisai dan meredam gejolak ummat," lanjut tulisan Marissa.
Namun, pada awal tahun 2020 sekarang ini, Negara melalui Kementrian Agama RI yang dilakukan oleh Ketua BPJPH yang setingkat Dirjen (Eselon 1), melakukan BLUNDER dengan mengeluarkan fatwa sendiri menggantikan peran substantif para ulama yang bernaung di dalam MUI (beragam aliran Islam di Indonesia kecuali Syi'ah dan Ahmadiyah), serta membuat logo halal versinya sendiri.
Marissa juga mewanti-wanti, bila jaminan produk halal tidak diselesaikan akan terjadi ledakan sosial. Ia menganggap, pademi COVID-19 yang belum usai masih menjadi peredam dari ledakan sosial tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





